news

Fakta baru begal brutal di Semarang, pelaku residivis 4 kali dipenjara dan bacok korban saat mau ke gereja

Kamis, 9 April 2026 | 18:30 WIB
Penangkapan pelaku begal disertai pembacokan di Semarang yang viral di media sosial (Instagram/hery_jbrik)

Setelah penangkapan, polisi melakukan pengembangan dan menemukan barang bukti berupa pisau lipat yang digunakan pelaku untuk melukai korban.

Pisau tersebut ditemukan di sebuah hotel di Magelang, tempat pelaku bersembunyi selama pelarian.

Baca Juga: Demi sinyal internet, 14 siswa SMP di Sumbar ujian TKA di atas bukit beratapkan terpal

“Tim gabungan berhasil mengamankan pisau lipat dengan gagang warna coklat itu di sebuah hotel di daerah Magelang,” ujar Syahduddi.

Barang bukti tersebut kemudian dibawa ke Polrestabes Semarang untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Kronologi, Korban Dibegal saat Hendak ke Gereja

Aksi begal tersebut terjadi pada Minggu pagi, 5 April 2026, bertepatan dengan perayaan Paskah.

Saat itu, korban berinisial YH dijemput oleh temannya, ACH, menggunakan sepeda motor di depan rumahnya di kawasan Jalan Halmahera Raya, Karangtempel.

Baca Juga: Demi 114 siswa, guru di Sumbar ini rela tembus jalan rusak dan sungai deras setiap hari

Ketika sedang menunggu, pelaku mendekati korban dan meminta barang berharga. Namun, korban mencoba mempertahankan barang miliknya.

“Karena korban berusaha mempertahankan, pelaku kemudian melakukan kekerasan menggunakan senjata tajam hingga mengakibatkan luka di bagian wajah,” jelas Kapolrestabes.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius di wajah dan harus mendapatkan 17 jahitan.

Motif karena Miras dan Kepepet Uang

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa pelaku melakukan aksinya secara acak setelah mengonsumsi minuman keras pada dini hari.

Baca Juga: Viral korban pelecehan jadi tersangka di Pagar Alam, massa protes hingga segel kantor pos

Halaman:

Tags

Terkini