GENMILENIAL.ID - Polres Subang terus menindak tegas aksi kejahatan jalanan. Kasat Reskrim Polres Subang, AKP Bagus Panuntun, menegaskan pihaknya sudah mengerahkan tim patroli hingga tim berpakaian preman untuk mencegah terulangnya aksi brutal komplotan begal yang baru saja dibekuk.
“Dalam memerangi aksi kejahatan di wilayah hukum Polres Subang kami sudah menerjunkan tim patroli untuk preventif, kami juga menurunkan tim-tim berpakaian preman untuk mengantisipasi adanya begal, tawuran, dan aksi lain yang merugikan masyarakat," kata AKP Bagus dalam keteranganya pada awak media di Mapolres Subang, Selasa 9 September 2025.
Kami menjamin keamanan dan kondusifitas di wilayah hukum Polres Subang,” tambahnya.
Baca Juga: Komplotan begal sadis 20 TKP dibekuk, Kapolres Subang: Tak ada ruang untuk kejahatan jalanan
Menurut AKP Bagus, komplotan begal ini tidak hanya beraksi sekali, tetapi bahkan lima kali dalam satu malam pada Sabtu, 6 September 2025.
Tiga TKP terjadi di Karawang dan dua TKP di Ciasem, Subang. Salah satu korban di Karawang hingga kini masih dalam kondisi koma.
Di Ciasem, korban berinisial YJP (32 tahun), warga Desa Batangsari, Kecamatan Sukasari, menjadi sasaran pembegalan saat hendak mengambil kendaraan rental.
“Korban berpapasan dengan para pelaku yang mengendarai motor secara zig-zag. Saat panik dan berhenti, korban langsung diserang membabi buta hingga wajah dan badannya terluka, lalu motornya dirampas. Setelah itu, pelaku juga menjambret seorang wanita di dekat SPBU,” jelas AKP Bagus.
Baca Juga: Kolaborasi BAWA dan Alumni As-Syifa hadirkan Rumah Qur’an Shalahuddin untuk jaga hafalan mahasiswa
Ia menambahkan, malam itu para pelaku total melakukan empat aksi begal motor dan satu aksi jambret. Polisi sudah mengamankan motor-motor korban dan siap mengembalikannya tanpa biaya.
“Kami imbau apabila ada korban lain untuk segera melapor ke Polres Subang. Motor korban yang sudah kami amankan akan diserahkan kembali tanpa dipungut biaya apapun,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono mengungkapkan, total aksi kejahatan komplotan ini mencapai sedikitnya 20 TKP di wilayah Karawang dan Subang.
Empat pelaku berhasil ditangkap Tim Resmob Satreskrim, tiga di antaranya di Jakarta dan satu di Karawang.
Baca Juga: Bupati Subang dukung penguatan fasilitas kesehatan, target bangun rumah sakit baru di Pantura 2028
Artikel Terkait
Sat Reskrim Polres Subang amankan 22 pelaku tawuran yang menyebabkan seorang pelajar meninggal dunia
Viral video tawuran perang sarung di media sosial, Unit Reskrim Polsek Pamanukan amankan 5 orang bocil
Sat Reskrim Polres Subang tangkap 5 pelaku pengeroyokan Muhamad Idham, ini kronologis kejadian hingga korban meninggal dan pasal yang disangkakan
Rugikan petani dan produsen, Sat Reskrim Polres Subang bekuk 2 tersangka produksi pestisida palsu di Kecamatan Binong, ini pasal yang disangkakan
Pura-pura beli roti melalui medsos, seorang pelaku curanmor dan dua orang saksi diamankan Sat Reskrim Polres Subang
Berantas curanmor, Sat Reskrim Polres Subang amankan 8 pelaku di dua TKP berbeda, 1 orang ditembak di kaki, ini kronologinya
Tak terima ditegur saat mabuk, pelaku pengeroyokan di Pasar Pujasera diciduk Sat Reskrim Polres Subang: Terancam 7 tahun penjara