GENMILENIAL.ID – Indonesian Corruption Watch (ICW) menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini menunjukkan kebangkitan dalam pemberantasan kasus korupsi.
Pernyataan ini disampaikan aktivis ICW, Almas Sjafrina, dalam tayangan podcast bersama Bambang Widjojanto.
Sebelumnya, Bambang Widjojanto menyebut lembaga survei Great Institute memberikan apresiasi terhadap upaya pemberantasan korupsi di era Presiden Prabowo.
Namun, lembaga tersebut juga memberi catatan agar pemberantasan korupsi terus ditingkatkan.
Baca Juga: Kang Rey tegaskan tidak pernah minta setoran dari Kadis atau mantan Kadinkes
Penurunan penindakan korupsi di 2024
Almas menuturkan, apresiasi terhadap pemberantasan korupsi saat ini wajar karena pada 2024 terjadi penurunan signifikan penindakan kasus korupsi.
“Di tahun-tahun sebelumnya, pelemahan KPK berdampak pada penindakan yang menurun,” ujarnya, Selasa 11 November 2025.
Tren penurunan ini tidak hanya terjadi di KPK, tetapi juga Kepolisian dan Kejaksaan.
KPK 'bangun tidur'
Almas menambahkan, KPK kini mulai menunjukkan taringnya dalam menindak kasus korupsi.
Baca Juga: Terendus di tengah malam, dua pengedar sabu di Subang ditangkap dengan barang bukti 29,11 gram
“Sekarang setelah KPK dan Kejaksaan mulai genjot penindakan, KPK kelihatan baru ‘bangun tidur’, meski belum sepenuhnya bangun karena kasusnya belum tuntas. Jangan sampai baru mau jadi macan, balik lagi jadi meong,” paparnya.
Perbaikan internal KPK