Proyek Monumen Reog diincar KPK, Bupati Ponorogo sempat sebut pembangunan untuk wisata dan ekonomi daerah

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 11 November 2025 | 02:03 WIB
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK (Instagram/sugirisancoko26)
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK (Instagram/sugirisancoko26)

GENMILENIAL.ID – Setelah penangkapan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan jual beli jabatan, lembaga antirasuah itu kini mulai membidik proyek-proyek besar di wilayah tersebut.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) yang selama ini digadang-gadang sebagai ikon baru Kabupaten Ponorogo.

“Tidak hanya Museum Reog saja, tetapi setiap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Ponorogo tentu akan kami dalami,” ujar Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Minggu, 9 November 2025.

Baca Juga: Kecelakaan beruntun di Banyumanik Semarang: Truk diduga alami rem blong, 3 kendaraan terguling dan tutup jalan

KPK menyatakan pendalaman penyidikan dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya indikasi penyimpangan dalam proyek pengadaan tersebut.

Cita-cita pembangunan Monumen Reog: Wisata dan ekonomi

Proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) dibangun di bekas tambang batu kapur di Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, dengan ketinggian bangunan utama mencapai 126 meter.

Pembangunan MRMP dimulai Maret 2023 dan telah dinyatakan rampung sebagian pada Agustus 2025, meski sejumlah fasilitas pendukung wisata masih dalam tahap penyelesaian.

Dalam pernyataannya pada 2023 lalu, Sugiri menyebut MRMP dibangun untuk mendorong pariwisata dan ekonomi lokal Ponorogo.

Baca Juga: Mahfud MD curigai ada dugaan korupsi di proyek Kereta Cepat Whoosh, soroti inkonsistensi pendanaan dan peralihan mitra

“Kalau ini jadi tujuan wisata pemikat, kami bisa paketkan dengan wisata Tawangmangu dan Sarangan, hanya sekitar 30 menit jaraknya,” kata Sugiri dalam wawancaranya dengan GPR TV Kemkomdigi, 12 Januari 2023.

Sugiri juga menilai proyek MRMP akan menjadi gerbang wisata dan ekonomi baru Ponorogo yang terintegrasi dengan kawasan sekitarnya.

“Kami ingin Ponorogo menjadi kawasan ekonomi khusus wisata yang punya daya tarik tersendiri,” ujarnya.

Selain untuk wisata, Sugiri menegaskan bahwa museum di bawah monumen tersebut juga berfungsi sebagai sarana edukasi sejarah Ponorogo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X