Bagi masyarakat adat di Kampung Turiram, dusun sagu memiliki arti penting dalam kehidupan sehari-hari.
Kawasan tersebut tidak hanya menyediakan bahan pangan, tetapi juga berkaitan dengan identitas dan warisan leluhur yang dijaga secara turun-temurun.
Baca Juga: Sekda Subang desak OPD buka hambatan ekonomi, data akurat harus berujung aksi
Sejumlah marga yang memiliki keterikatan dengan wilayah adat tersebut antara lain Kelapa, Kinambure, Saham, Kanjini, Werre, Babi, Bangau, Awi, Tumbaima, dan Mbarawa.
Kebakaran yang melanda ladang sagu membuat masyarakat khawatir kehilangan bagian penting dari ruang hidup mereka.
Jika api meluas dan merusak kawasan tersebut, dampaknya berpotensi mengganggu ketersediaan pangan serta penghidupan warga yang bergantung pada dusun sagu.
Adrianus berharap kebakaran segera teratasi agar api tidak meluas dan masyarakat tidak kehilangan sumber penghidupan mereka.
Baca Juga: Muhammad Lutfi bongkar dugaan manuver asing di bursa RI, Singapura dan MSCI disorot
Pencegahan karhutla perlu melibatkan banyak pihak
Kebakaran hutan dan lahan di Papua Selatan kembali menyoroti pentingnya perlindungan kawasan yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.
Bagi warga yang bergantung pada hasil hutan, kebakaran tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga mengancam sumber pangan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat adat.
Di sisi lain, BPBD Provinsi Papua mengingatkan pentingnya pencegahan karhutla melalui keterlibatan pemerintah, masyarakat, dan perusahaan, terutama saat curah hujan rendah.
Baca Juga: Resmi! Rp4,06 triliun saham WIFI dilepas perusahaan Hashim, kini tersisa 27,75 persen
Meski demikian, penyebab kebakaran di Kampung Turiram belum dapat dipastikan. Belum ada dasar untuk mengaitkan peristiwa tersebut dengan aktivitas pihak tertentu.
Saat warga masih berupaya memadamkan api, harapan utama masyarakat adat adalah agar kebakaran segera terkendali dan ladang sagu yang menjadi bagian dari warisan leluhur mereka tidak mengalami kerusakan lebih luas.***
Artikel Terkait
Karhutla Kalteng belum usai, ISPU Palangka Raya tembus angka 1.300
Karhutla belum usai, Gubernur Kaltim viral di Singapura disebut nonton F1
Kabut asap masih meluas, mengapa karhutla belum berstatus bencana nasional?
Jadi sorotan di tengah penanganan karhutla, Wamendagri buka suara soal izin Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud ke Singapura
Kabut asap karhutla kepung Palembang, pemerintah coba cara tak biasa dengan 1,5 ton dry ice
Viral lereng Gunung Lawu menyala merah, api karhutla mulai dekati jalur pendakian
98 Kasus karhutla masuk penyidikan, Kapolri buru pemilik dan pemegang saham