GENMILENIAL.ID – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud menjadi sorotan setelah fotonya saat berada di Singapura beredar di media sosial.
Keberadaannya menuai perhatian karena muncul ketika penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah yang dipimpinnya masih berlangsung.
Foto tersebut memicu perbincangan warganet, termasuk dugaan bahwa Rudy berada di Singapura untuk menonton balapan Formula 1 (F1) Singapore Grand Prix yang digelar pada 9–11 Oktober 2026.
Namun, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur membantah dugaan tersebut.
Baca Juga: Bikin geger! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ungkap alasan tinggalkan jabatan: Saya diminta mundur
Pemprov menyatakan Rudy melakukan perjalanan ke Singapura untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin, bukan menyaksikan balapan F1.
Foto Rudy Mas'ud di Singapura viral
Foto Rudy Mas'ud saat berada di sebuah tempat makan di Singapura beredar di media sosial pada Senin, 12 Oktober 2026.
Unggahan tersebut memicu perbincangan karena beredar di tengah persoalan karhutla dan kabut asap yang masih menjadi perhatian masyarakat Kalimantan Timur.
Sejumlah warganet mempertanyakan keberadaan kepala daerah di luar negeri ketika wilayahnya masih menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan.
Baca Juga: Karhutla Kalteng belum usai, ISPU Palangka Raya tembus angka 1.300
Dugaan bahwa Rudy menonton F1 turut mencuat karena kunjungannya bertepatan dengan penyelenggaraan Grand Prix Singapura pada 9–11 Oktober 2026.
Meski demikian, belum ada bukti terverifikasi yang memastikan Rudy menghadiri atau menonton langsung balapan tersebut.
Pemprov Kaltim sebut Rudy jalani pemeriksaan kesehatan
Artikel Terkait
Karhutla melanda Kalimantan, siswa Kaltim hingga Kalbar masih menanti sekolahnya kembali dibuka
Karhutla Kalsel meluas, kobaran api menyala di dekat RSJ Sambang Lihum
Kemenkes: 40 Ribu balita di wilayah terdampak karhutla terkena ISPA
17 Ribu kasus ISPA Palembang imbas kabut asap karhutla: Paru-paru jadi taruhan
Api berkobar besar, momen mencekam saat karhutla dekati kampus UNISKA Kalsel
Sebut 54 hektare terbakar, relawan TNTP desak pemerintah tangani karhutla dalam skala besar: Sebelum semuanya terlambat
Karhutla Kalteng belum usai, ISPU Palangka Raya tembus angka 1.300