GENMILENIAL.ID — Pemerintah menguji penebaran 1,5 ton dry ice atau es karbon dioksida padat untuk membantu mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.
Uji coba yang dijadwalkan pada Kamis 15 Oktober 2026 ini dilakukan dengan menggunakan pesawat Cessna di sekitar wilayah Palembang.
Melalui metode tersebut, pemerintah berharap kabut asap dapat terangkat sehingga kualitas udara dan jarak pandang masyarakat membaik.
Saat ini, jarak pandang di Palembang disebut berada di kisaran 1.000 meter.
Baca Juga: Penagihan utang berujung bentrok di Kudus, Kapolda ungkap komisi DC hingga 50 persen
Pemerintah menargetkan jarak pandang tersebut dapat meningkat hingga sekitar 5.000 meter melalui uji coba penebaran dry ice.
Instruksi Presiden untuk atasi kabut asap
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman mengatakan, uji coba tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mencari solusi terhadap kabut asap yang menyelimuti Sumatera Selatan.
"Uji coba penebaran dry ice ini merupakan instruksi langsung presiden untuk membantu mengatasi kabut asap di Sumatera Selatan," tutur Dudung kepada awak media Rabu, 14 Oktober 2026
Baca Juga: Cara mengurus sertifikat halal gratis 2026, simak syarat dan tahap pendaftarannya
Dudung menegaskan, pemerintah akan melihat hasil uji coba terlebih dahulu sebelum mempertimbangkan penerapan metode serupa di daerah lain.
"Kita akan melihat hasilnya terlebih dahulu, dan apabila efektif, metode ini berpeluang diterapkan di daerah lain," sambungnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penebaran dry ice masih berada pada tahap uji coba.
Efektivitas metode ini akan menjadi pertimbangan sebelum pemerintah memperluas penerapannya.
Artikel Terkait
17 Ribu kasus ISPA Palembang imbas kabut asap karhutla: Paru-paru jadi taruhan
Api berkobar besar, momen mencekam saat karhutla dekati kampus UNISKA Kalsel
Sebut 54 hektare terbakar, relawan TNTP desak pemerintah tangani karhutla dalam skala besar: Sebelum semuanya terlambat
Karhutla Kalteng belum usai, ISPU Palangka Raya tembus angka 1.300
Karhutla belum usai, Gubernur Kaltim viral di Singapura disebut nonton F1
Kabut asap masih meluas, mengapa karhutla belum berstatus bencana nasional?
Jadi sorotan di tengah penanganan karhutla, Wamendagri buka suara soal izin Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud ke Singapura