GENMILENIAL.ID – Enam aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk berisi kritik terhadap pemerintah di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa 20 Oktober 2026.
Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak pemerintah lebih serius menangani krisis iklim yang dinilai berdampak pada kehidupan masyarakat.
Aksi itu berlangsung bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Keenam aktivis kemudian dievakuasi oleh petugas gabungan dari kepolisian, TNI, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Baca Juga: Agnez Mo main film Hollywood bareng Nicolas Cage, ini sinopsis C.L.A.Y. dan jadwal syutingnya
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, keenam aktivis tersebut terdiri atas dua perempuan dan empat laki-laki.
Mereka membentangkan spanduk di bagian atas monumen sekitar pukul 06.05 hingga 06.15 WIB.
Menurut Reynold, proses evakuasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan para aktivis.
Salah seorang aktivis perempuan dilaporkan lemas saat turun dari monumen sehingga langsung dibawa menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis.
“Kami mengutamakan keselamatan jiwa raga kepada saudara-saudara kita yang sedang mengekspresikan pendapatnya di atas Patung Selamat Datang,” kata Reynold.
Dua spanduk Greenpeace kritik penanganan krisis iklim
Dalam aksi tersebut, Greenpeace Indonesia membentangkan dua spanduk berukuran besar yang memuat pesan mengenai krisis iklim dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.
Spanduk pertama bertuliskan 'Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup'. Sementara itu, spanduk kedua berbunyi 'Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?'.
Artikel Terkait
Apakah perubahan iklim bisa pengaruhi kesehatan anak?
SBY kritik dunia yang dikuasai ego dan ambisi, serukan aksi nyata hadapi krisis iklim
Skandal BBM: Nama Vale, Adaro, dan PAMA terseret, pengamat nilai negara bisa tagih selisih harga tanpa ganggu iklim investasi
Di tengah ejekan menteri Israel ke relawan GSF yang digeruduk saat menuju Gaza, aktivis perempuan teriak: Palestina merdeka!
Viral aktivis Tiyo Ardianto diduga kena sasaran teror, alat pelacak ketahuan menempel di kolong mobilnya
Soroti galian C raksasa Kalipuro, aktivis senior minta Polresta Banyuwangi usut hingga TPPU
Profil Syahganda Nainggolan, aktivis yang gantikan Qodari di Bakom