Polsek Subang sambangi sekolah, 700 pelajar diedukasi soal disiplin hingga tawuran

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 19 Oktober 2026 | 15:20 WIB
Bhabinkamtibmas Polsek Subang bersama siswa dan guru dalam kegiatan pembinaan dan edukasi untuk mencegah kenakalan remaja di lingkungan sekolah, Senin 19 Oktober 2026
Bhabinkamtibmas Polsek Subang bersama siswa dan guru dalam kegiatan pembinaan dan edukasi untuk mencegah kenakalan remaja di lingkungan sekolah, Senin 19 Oktober 2026

GENMILENIAL.ID – Polsek Subang mengintensifkan pembinaan kepada pelajar melalui kegiatan upacara bendera dan penyuluhan di sejumlah sekolah, Senin, 19 Oktober 2026.

Edukasi tersebut menyasar berbagai persoalan di kalangan pelajar, mulai dari kedisiplinan, bullying, penyalahgunaan narkoba, tawuran, hingga ketertiban berlalu lintas.

Salah satu kegiatan berlangsung di SMK PGRI Subang, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Subang. Panit 1 Samapta Polsek Subang, Ipda Danil, bertindak sebagai pembina upacara yang diikuti sekitar 700 peserta, terdiri atas siswa, kepala sekolah, serta guru.

Baca Juga: Gandeng Ostrich Mini Zoo, PERPANI Subang bidik panahan jadi penggerak ekonomi

Dalam kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut, Ipda Danil didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Cigadung, Bripka Maman Suparman.

Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya disiplin dan tanggung jawab bagi pelajar serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Cegah tawuran dan pelanggaran lalu lintas

Kapolsek Subang, AKP Endang Suganda, menekankan pentingnya pembinaan di lingkungan pendidikan untuk meningkatkan kesadaran pelajar terhadap perilaku yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Baca Juga: Indonesia bisa satu kategori dengan Zimbabwe dan Palestina jika usulan MSCI berlaku

“Pembinaan kepada pelajar dilakukan untuk mencegah kenakalan remaja, seperti bullying, penyalahgunaan narkoba, dan tawuran. Selain itu, edukasi juga diberikan untuk menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesadaran tertib berlalu lintas,” ujar Endang.

Materi tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi tawuran antarremaja dan penggunaan knalpot brong di kalangan pelajar.

Melalui kegiatan di sekolah, kepolisian memberikan pemahaman mengenai pentingnya menaati aturan serta bertanggung jawab atas perilaku masing-masing.

Baca Juga: Guru non-ASN bisa bernapas lega, TPG mulai masuk rekening dan ditargetkan rampung pekan depan

Kesadaran berlalu lintas juga menjadi perhatian karena pelajar merupakan bagian dari pengguna jalan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X