GENMILENIAL.ID – Masyarakat adat di Kampung Turiram, Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, bergotong royong memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membakar ladang sagu sejak Sabtu 17 Oktober 2026.
Hingga Senin 19 Oktober 2026, warga masih berjuang mengendalikan api yang mengancam sumber pangan dan ruang hidup mereka.
Kebakaran tersebut menjadi kekhawatiran masyarakat adat karena ladang sagu bukan sekadar kawasan tanaman pangan.
Dusun sagu juga menjadi bagian dari warisan leluhur yang menopang kehidupan masyarakat setempat secara turun-temurun.
Baca Juga: Demo 2 tahun Prabowo-Gibran berujung ricuh, sejumlah mahasiswa diamankan
Warga khawatir api meluas ke permukiman dan merusak kawasan sagu yang menjadi sumber penghidupan mereka.
Warga adat berjuang padamkan api
Pemuda adat Distrik Kimaam, Adrianus Tapiama, mengatakan masyarakat masih berupaya memadamkan kobaran api yang membakar ladang sagu di kampung mereka.
“Sampai saat ini, Masyarakat Adat masih berjuang untuk memadamkan kobaran api yang membakar ladang sagu di kampung Turiram,” kata Adrianus pada Senin 19 Oktober 2026
Upaya pemadaman dilakukan secara bergotong royong di tengah kekhawatiran kebakaran semakin meluas.
Baca Juga: 98 Kasus karhutla masuk penyidikan, Kapolri buru pemilik dan pemegang saham
Warga berharap api segera dikendalikan agar kerusakan tidak bertambah dan sumber penghidupan masyarakat adat tetap terjaga.
Hingga laporan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) diterbitkan pada Senin, luas area yang terbakar dan penyebab kebakaran belum diketahui.
Ladang sagu bukan sekadar sumber pangan
Artikel Terkait
Karhutla Kalteng belum usai, ISPU Palangka Raya tembus angka 1.300
Karhutla belum usai, Gubernur Kaltim viral di Singapura disebut nonton F1
Kabut asap masih meluas, mengapa karhutla belum berstatus bencana nasional?
Jadi sorotan di tengah penanganan karhutla, Wamendagri buka suara soal izin Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud ke Singapura
Kabut asap karhutla kepung Palembang, pemerintah coba cara tak biasa dengan 1,5 ton dry ice
Viral lereng Gunung Lawu menyala merah, api karhutla mulai dekati jalur pendakian
98 Kasus karhutla masuk penyidikan, Kapolri buru pemilik dan pemegang saham