“Polisi tidak boleh arogan, tidak boleh bohong, dan harus menjunjung tinggi keadilan,” tegasnya.
Nasib ajudan Gubernur Kaltim menunggu hasil pemeriksaan
Terkait kemungkinan sanksi terhadap ART, Tedy menyebut keputusan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan dari kesatuan yang bersangkutan.
“Nanti kita tunggu pemeriksaan dari kesatuannya. Bisa jadi ditarik kembali, yang jelas apa yang dilakukan itu bertentangan dengan arahan Bapak Kapolri,” imbuhnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa tindak lanjut terhadap dugaan perilaku ajudan itu masih menunggu proses pemeriksaan. Belum ada keputusan akhir mengenai sanksi yang akan diberikan kepada ART.
Baca Juga: Viral lereng Gunung Lawu menyala merah, api karhutla mulai dekati jalur pendakian
Kronologi video ajudan Gubernur Kaltim viral
Video yang menjadi perhatian publik itu bermula setelah mahasiswa GMNI Samarinda menggelar aksi untuk menyuarakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur.
Setelah aksi selesai, massa mulai membubarkan diri. Namun, sekitar pukul 18.00 Wita, sejumlah mahasiswa masih berada di area masjid ketika rombongan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud tiba untuk melaksanakan salat Maghrib.
Dalam rekaman yang beredar, terdengar suara perekam video mempertanyakan alasan gubernur tidak menemui mahasiswa saat aksi berlangsung.
Baca Juga: Investasi RI tembus Rp1.539 triliun, modal asing unggul tipis dari domestik
“Bapak, kok tadi enggak ditemuin? Kok enggak nemuin?” ucap perekam video yang viral, dikutip dari unggahan akun Threads @satriyo.arkatama pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Dalam video tersebut, ART yang mengenakan kemeja putih diduga menepis ponsel milik mahasiswa dan menyenggol seorang pria.
Gestur yang terekam kamera itu kemudian memicu perhatian publik dan mendorong munculnya desakan agar ajudan tersebut memberikan klarifikasi.
Artikel Terkait
Mayjen Deddy Suryadi, mantan ajudan Presiden Jokowi resmi jabat Pangdam Jaya
Lisa Mariana ungkap dihubungi ajudan Ridwan Kamil: Ditawari puluhan juta untuk 'tutup mulut'
Polda Metro Jaya periksa ajudan Jokowi terkait kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik
Ajudan bantah tudingan foto liburan Jokowi editan: Ya nggak lah
Viral pencopotan Kepsek SMPN 1 Prabumulih, Wali Kota klarifikasi: Hoaks, ajudan Prabowo ikut turun tangan
Momen Wamen Imipas Silmy Karim serahkan diri ke KPK, ricuh saat ajudan dorong wartawan
Heboh di medsos, polisi bantah kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak dan jasadnya hilang