Aksi di Istana Negara Selasa 20 Oktober, pengendara diminta hindari sejumlah jalan ini

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 19 Oktober 2026 | 23:47 WIB
Arus lalu lintas di Jakarta (NKRI24JAM)
Arus lalu lintas di Jakarta (NKRI24JAM)

GENMILENIAL.ID – Pengendara yang berencana melintas di kawasan Jakarta Pusat pada Selasa, 20 Oktober 2026, diminta mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas.

Aksi penyampaian pendapat di sekitar Istana Negara berpotensi memengaruhi kelancaran perjalanan, terutama di sejumlah ruas jalan yang menjadi akses menuju kawasan tersebut.

Informasi mengenai rencana rekayasa lalu lintas itu disampaikan melalui akun Instagram resmi TMC Polda Metro Jaya, @tmcpoldametro.

Kepolisian mengimbau masyarakat menyesuaikan waktu dan rute perjalanan, khususnya bagi pengendara yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi aksi.

Baca Juga: Bupati Subang dampingi Perumda TRS ke Bali, kebutuhan air bersih kawasan industri jadi sorotan

Pengaturan arus lalu lintas akan menyesuaikan kondisi di lapangan. Karena itu, pengguna jalan perlu memantau informasi terbaru sebelum berangkat agar dapat mengantisipasi perubahan perjalanan.

“Sehubungan dengan adanya kegiatan aksi penyampaian pendapat di sekitar kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Oktober 2026, masyarakat diimbau untuk menyesuaikan waktu dan rute perjalanan, serta menghindari kawasan tersebut apabila tidak memiliki kepentingan,” tulis akun Instagram TMC Polda Metro Jaya dalam informasi yang dilihat Senin 19 Oktober 2026.

Empat ruas jalan perlu diantisipasi

Sejumlah ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan meliputi Jalan Abdul Muis, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, hingga Jalan Kebon Sirih.

Baca Juga: Aturan wajib halal berlaku, makanan hingga kosmetik jadi perhatian pelaku usaha

Pengendara yang biasa melintasi jalur tersebut perlu mempertimbangkan rute alternatif, terutama jika perjalanan tidak berkaitan dengan aktivitas di sekitar Istana Negara.

Meski demikian, potensi kepadatan tidak berarti seluruh ruas jalan tersebut akan ditutup sepanjang hari. Rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional berdasarkan kondisi aktual dan kebutuhan pengaturan kendaraan oleh petugas.

Pengguna jalan disarankan memperhatikan rambu sementara serta mengikuti arahan petugas apabila terjadi pengalihan arus.

Pengendara juga perlu memahami bahwa kondisi lalu lintas dapat berubah mengikuti perkembangan kegiatan di lokasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X