Baca Juga: Kang Rey minta perangkat daerah perkuat transparansi informasi publik di Subang
“Tanggap darurat dimulai kemarin, tanggal 17 Oktober 2026, sampai dengan 14 hari ke depan,” imbuh Sugiharjo kepada awak media pada Senin, 19 Oktober 2026.
Penetapan status tersebut menjadi bagian dari penanganan kebakaran yang terjadi di kawasan lereng Gunung Lawu.
Sementara itu, upaya pemadaman terus dilakukan untuk mengatasi kobaran api.
Water Bombing sempat tertunda karena cuaca
BPBD Karanganyar juga telah melakukan upaya pemadaman melalui metode water bombing atau pengeboman air menggunakan pesawat.
Baca Juga: Heboh penggerebekan pembakar Warung Mi Babi Sukoharjo, polisi: Dia eks napi teroris
Sugiharjo menjelaskan, upaya tersebut sempat tertunda akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung. Pemadaman melalui udara kemudian dapat dilakukan pada siang hari.
“Ada dua kali water bombing. Tadi awalnya ditunda karena cuacanya sangat tidak mendukung. Kemudian sekitar pukul 14.30 WIB dilakukan water bombing,” kata Sugiharjo.
Meski upaya pemadaman telah dilakukan, petugas masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan.
Kondisi medan yang terjal serta keterbatasan akses air menjadi tantangan dalam menjangkau titik-titik kebakaran.
Baca Juga: IHSG melonjak 5,65 persen ke 5.278,88, BEI siapkan pengeluaran 80 saham dari indeks
Medan terjal hambat pemadaman
Sugiharjo mengatakan lokasi kebakaran berada di kawasan lereng sehingga petugas harus berhati-hati saat melakukan penanganan. Keterbatasan akses air juga membuat proses pemadaman tidak mudah dilakukan.
“Lokasinya di lereng-lereng. Untuk mencapainya perlu kehati-hatian. Kita utamakan keselamatan karena air tidak bisa naik,” tutur Sugiharjo.
Artikel Terkait
Api berkobar besar, momen mencekam saat karhutla dekati kampus UNISKA Kalsel
Sebut 54 hektare terbakar, relawan TNTP desak pemerintah tangani karhutla dalam skala besar: Sebelum semuanya terlambat
Karhutla Kalteng belum usai, ISPU Palangka Raya tembus angka 1.300
Karhutla belum usai, Gubernur Kaltim viral di Singapura disebut nonton F1
Kabut asap masih meluas, mengapa karhutla belum berstatus bencana nasional?
Jadi sorotan di tengah penanganan karhutla, Wamendagri buka suara soal izin Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud ke Singapura
Kabut asap karhutla kepung Palembang, pemerintah coba cara tak biasa dengan 1,5 ton dry ice