GENMILENIAL.ID – Pemerintah Prancis melaporkan sekitar 1.200 orang ditangkap dan 150 polisi serta anggota gendarmerie terluka setelah rangkaian demonstrasi berujung kerusuhan di sejumlah kota pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
Aksi tersebut diwarnai bentrokan antara demonstran dan aparat, perusakan fasilitas umum, hingga penjarahan sejumlah toko.
Kerusuhan terjadi di tengah ketidakpuasan masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah.
Laporan media Prancis pada Minggu, 18 Oktober 2026, menyebutkan bahwa demonstrasi melibatkan berbagai kelompok masyarakat yang menyuarakan tuntutan terkait biaya hidup, pendidikan, dan layanan publik.
Baca Juga: Pelaku UMK jual produk lokal di E-Commerce dapat diskon biaya 50 persen, begini cara daftarnya
Kenaikan biaya hidup picu demonstrasi
Ketidakpuasan terhadap kenaikan biaya hidup, harga bahan bakar, ketimpangan sosial, serta kondisi layanan publik menjadi sejumlah persoalan yang melatarbelakangi demonstrasi di Prancis.
Sejumlah kelompok juga menyuarakan tuntutan mengenai pendidikan dan kebijakan pemerintah.
Aksi tersebut melibatkan pelajar, mahasiswa, serikat pekerja, serta pendukung gerakan rompi kuning yang kembali menyampaikan aspirasi di tengah tekanan ekonomi.
Bagi sebagian demonstran, persoalan ekonomi dan layanan publik menjadi alasan untuk mendesak pemerintah memperhatikan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Demo Prancis berujung penjarahan toko, merek mewah hingga Apple ikut disorot
Namun, situasi di sejumlah lokasi berubah tegang ketika sebagian kelompok terlibat bentrokan dengan aparat.
Aksi yang semula menjadi ruang penyampaian aspirasi itu kemudian diwarnai tindakan kekerasan dan perusakan.
Kerusuhan menyebar ke sejumlah kota
Artikel Terkait
Aksi ‘blokir semuanya’ guncang Prancis: Rakyat marah ke Macron, dari pajak hingga penunjukan PM baru
Pesawat dibakar dan pilot dibunuh di Papua, pemerintah kutuk keras aksi KKB
11 Kantor Pemkab di Papua Tengah dibakar massa, diduga imbas masalah penyaluran dana desa
Diduga sengaja dibakar, heboh kebakaran di lahan samping Mall 23 Semarang
Nasib pilu sopir truk Bali yang dibakar bosnya hingga kritis, rekan korban kini galang donasi
Demo di Prancis memanas, Balai Kota dibakar massa protes
Demo Prancis berujung penjarahan toko, merek mewah hingga Apple ikut disorot