Wantimpres berisi 26 orang dikritik gemuk, Pratikno ungkap alasannya

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:49 WIB
Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Pratikno memberikan penjelasan mengenai jumlah anggota Wantimpres yang mencapai 26 orang (Ig/@pratikno)
Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Pratikno memberikan penjelasan mengenai jumlah anggota Wantimpres yang mencapai 26 orang (Ig/@pratikno)

Wakil Ketua Wantimpres Hatta Rajasa juga menanggapi kritik mengenai jumlah anggota lembaga tersebut.

Ia menilai komposisi yang besar tidak serta-merta membuat pembahasan maupun pengambilan keputusan menjadi tidak efektif.

Baca Juga: Mantan Waketum Projo sarankan Gibran mundur: Lebih terhormat dan kesatria

Menurut Hatta, keterlibatan anggota dengan pengalaman dari berbagai bidang justru dapat membantu memperdalam pembahasan suatu persoalan.

Keragaman tersebut menjadi modal untuk menyusun nasihat dan pertimbangan yang berkualitas bagi Presiden.

Ia menegaskan bahwa para anggota Wantimpres akan berupaya menjalankan tugas sesuai harapan publik, yakni memberikan masukan yang dapat membantu kepala negara dalam menjalankan pemerintahan.

“Harapan publik kita bisa betul-betul memberikan nasihat dan pertimbangan yang berkualitas kepada Bapak Presiden agar betul-betul kita bisa membantu presiden,” ujar Hatta kepada awak media, Kamis 8 Oktober 2026. 

Baca Juga: Indra Kenz masuk bui lagi: Diduga terlibat klaster mewah Lapas Cibinong hingga pembebasan bersyarat yang resmi dicabut

Hatta juga menegaskan bahwa Wantimpres berada di bawah Presiden.

Karena itu, keberagaman latar belakang dan pengalaman para anggota diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan tugas lembaga tersebut.

Kritik terhadap jumlah anggota Wantimpres pada akhirnya menjadi tantangan bagi lembaga itu untuk menunjukkan efektivitas kerjanya.

Banyaknya anggota dinilai dapat menjadi keunggulan apabila mampu menghasilkan nasihat yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan Presiden.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X