Menko Pratikno ungkap bahaya scrolling medsos bagi anak muda, bisa picu kebiasaan berpikir pendek

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 17 Juni 2025 | 13:53 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno (Instagram.com/@pratikpratikno)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno (Instagram.com/@pratikpratikno)

GENMILENIAL.ID – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyoroti dampak buruk penggunaan media sosial secara berlebihan terhadap cara berpikir anak muda di Indonesia.

Ia menilai fenomena scrolling tanpa henti di media sosial dapat membentuk kebiasaan berpikir pendek atau dangkal.

Peringatan ini disampaikan Pratikno dalam konferensi pers di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa, 17 Juni 2025.

Baca Juga: Trump diberi peluang hentikan perang Iran-Israel, cukup dengan satu panggilan telepon

Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan data, rata-rata waktu penggunaan gawai (screen time) di Indonesia mencapai 7,5 jam per hari.

Angka ini menunjukkan bahwa sebagian masyarakat, termasuk anak-anak, telah terekspose gadget sejak usia sangat dini.

"Teknologi dan digital, screen time orang Indonesia lebih dari 7,5 jam per hari. Artinya ada orang yang membuka screen lebih dari belasan jam di setiap harinya kalau rata-ratanya saja sudah hampir 8 jam," ujar Pratikno.

Ia menambahkan bahwa salah satu dampak serius dari kebiasaan ini adalah lahirnya generasi yang terbiasa mengambil keputusan secara instan tanpa proses berpikir mendalam.

Baca Juga: KBRI Teheran keluarkan 7 imbauan penting untuk WNI di tengah memanasnya konflik Iran-Israel

"Kita harus hati-hati scrolling. Scrolling itu membuat tradisi berpikir yang sangat pendek, menjadi mindless scrolling," ucapnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pratikno menerapkan pendekatan berbeda di lingkungan keluarganya.

Ia mengganti kehadiran televisi dan gadget dengan akuarium berisi ikan-ikan yang diberi nama oleh anak-anaknya.

Tujuannya agar anak-anak tumbuh dengan interaksi nyata dan mampu berpikir secara reflektif.

Baca Juga: AFC tunjuk Qatar dan Arab Saudi jadi tuan rumah putaran keempat, Erick Thohir minta pertandingan berjalan fair

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X