“Terkait motif dan bagaimana kronologi kekerasan tersebut, sedang didalami oleh Unit PPA. Kita tunggu saja dulu ya,” tegasnya.
Pemkab Dairi beri pendampingan
Pemerintah Kabupaten Dairi memastikan kedua korban mendapatkan pendampingan selama proses pemulihan. Pendampingan tersebut mencakup pemulihan kondisi fisik maupun mental.
Baca Juga: 50 Ruko ludes dan 39 KK terdampak: Kerugian kebakaran Pasar Sungai Duri tembus Rp70 miliar
Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi korban. Pernyataan itu dikutip dari laman resmi Pemkab Dairi pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
“Yang paling utama adalah memastikan anak ini mendapat perlindungan, pemulihan kesehatan fisik dan mental,” ujar Wahyu Daniel Sagala.
Ia juga meminta seluruh pihak terkait terus memantau perkembangan kondisi kedua korban.
“Kita meminta seluruh pihak terkait terus memonitor perkembangannya, memberikan trauma healing, dan memastikan kebutuhan nutrisinya juga terpenuhi,” lanjutnya.
Baca Juga: Bamus Betawi minta warga Pati tak demo di Jakarta, ajak jaga ketertiban
Saat ini, proses penyelidikan terhadap dugaan kekerasan tersebut masih dilakukan Unit PPA Sat Reskrim Polres Dairi.
Polisi juga masih mendalami rangkaian kejadian yang menyebabkan AGP dan AP mengalami luka-luka.***
Artikel Terkait
6 Anggota Polri jadi tersangka, ini kronologi lengkap penganiyaan maut di TMP Kalibata
Dugaan kekerasan anak di Pasar Senen Jakpus viral, korban disebut sering dianiaya hingga tidur di teras
Rekonstruksi daycare Little Aresha Yogyakarta diwarnai teriakan orang tua korban, 23 adegan kekerasan diperagakan
Kasus penganiayaan Taufik Hidayat masuk tahap rekonstruksi, jejak kekerasan ke korban kini disorot psikolog
Meski tak ada jejak kekerasan, polisi tetap lakukan visum untuk dalami penyebab kematian jubir Otorita IKN
6 Tahun anak jadi korban kekerasan seksual ayah di Samarinda, terungkap sejak usia 8 tahun
Pria ditemukan meninggal di pinggir TPS Ranggawulung Subang, polisi pastikan tanpa tanda kekerasan