Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahril Ramadhan mengatakan AGP mengungkapkan kepada petugas bahwa RS merupakan mak tua atau bibinya. Dari keterangan korban, RS diduga kerap melakukan kekerasan fisik terhadap dirinya.
“RS merupakan wanita yang paling ditakuti oleh AGP, sehingga si anak takut untuk melapor terkait apa yang sudah dialaminya,” ujar Syahril dalam keterangannya kepada awak media pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Petugas kemudian melakukan visum terhadap AGP. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya sejumlah luka pada tubuh bocah tersebut.
Luka ditemukan pada bagian bibir. Selain itu, terdapat luka lebam pada tangan kiri serta luka yang sudah bernanah. Luka bernanah juga ditemukan pada bagian kaki kanan AGP.
Kondisi tersebut membuat AGP harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Sidikalang.
Adik korban juga diduga dianiaya
Polisi juga mengungkap bahwa AGP bukan satu-satunya anak yang diduga menjadi korban kekerasan.
Adik AGP yang berinisial AP (6) juga ditemukan mengalami sejumlah luka yang diduga disebabkan oleh RS.
“Adiknya berinisial AP mengalami luka-luka yang diduga disebabkan oleh RS. Sehingga terdapat dua korban dalam kasus tersebut,” imbuh Syahril.
Dengan demikian, polisi menangani dugaan kekerasan terhadap dua anak yang merupakan kakak beradik tersebut.
RS saat ini telah diamankan di Sat Reskrim Polres Dairi untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. Sementara AGP dan AP masih menjalani perawatan medis di RSUD Sidikalang.
Syahril mengatakan polisi masih mendalami motif serta kronologi dugaan kekerasan yang dialami kedua korban.
Artikel Terkait
6 Anggota Polri jadi tersangka, ini kronologi lengkap penganiyaan maut di TMP Kalibata
Dugaan kekerasan anak di Pasar Senen Jakpus viral, korban disebut sering dianiaya hingga tidur di teras
Rekonstruksi daycare Little Aresha Yogyakarta diwarnai teriakan orang tua korban, 23 adegan kekerasan diperagakan
Kasus penganiayaan Taufik Hidayat masuk tahap rekonstruksi, jejak kekerasan ke korban kini disorot psikolog
Meski tak ada jejak kekerasan, polisi tetap lakukan visum untuk dalami penyebab kematian jubir Otorita IKN
6 Tahun anak jadi korban kekerasan seksual ayah di Samarinda, terungkap sejak usia 8 tahun
Pria ditemukan meninggal di pinggir TPS Ranggawulung Subang, polisi pastikan tanpa tanda kekerasan