Aspal retak hingga terbelah, Jalan Trans Flores tak bisa dilewati mobil muatan berat: Akses menuju jembatan rusak

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:12 WIB
Jalan Trans Flores di bagian utara terancam putus akibat gempa bumi yang terjadi (Instagram/muhammadnur472)
Jalan Trans Flores di bagian utara terancam putus akibat gempa bumi yang terjadi (Instagram/muhammadnur472)

GENMILENIAL.ID — Kondisi Jalan Trans Flores di bagian utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, mengalami kerusakan setelah wilayah Flores diguncang rangkaian gempa bumi dan gempa susulan.

Kerusakan terlihat pada jalur Pantura Reo-Dampek Kota, tepatnya di sekitar Jembatan Dampek. Permukaan jalan mengalami retakan, pecah, hingga terbelah di sejumlah titik.

Kondisi tersebut membuat akses kendaraan menjadi terbatas. Mobil dengan muatan berat disebut tidak lagi dapat melintas di jalur tersebut, sementara kendaraan dengan muatan ringan masih dapat melewati jalan secara hati-hati.

Baca Juga: Duh! Warga Banjarbaru keluhkan asap pekat karhutla selimuti jalan raya: Kalau laju bahaya, bisa kecelakaan

Kerusakan jalan terjadi ketika Flores masih menghadapi rangkaian gempa susulan setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Aspal terbelah dan membentuk rongga

Kondisi Jalan Trans Flores yang rusak terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @muhammadnur4721 pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Dalam video tersebut, terlihat permukaan aspal mengalami retakan dan pecah di sejumlah bagian. Bahkan, beberapa titik jalan tampak terbelah hingga memperlihatkan rongga dan bagian tanah di bawahnya.

Retakan besar juga terlihat di sisi jalan. Kondisi tersebut membuat badan jalan menyempit dan berisiko bagi kendaraan yang melintas.

Baca Juga: Gempa M 3,6 guncang Bantul DIY, 20 kereta api berhenti luar biasa

“Keadaan Jembatan Dampek, jalan Pantura, Reo-Dampek Kota, tidak bisa dilewati keadaan bermuatan berat,” ujar perekam video.

“Ini sudah berongga di dalamnya, harus hati-hati melewati jalan ini karena gempa susulan terus terjadi,” ucapnya.

Dalam rekaman tersebut, kendaraan milik Basarnas dan sejumlah kendaraan lain terlihat mencoba melewati jalur yang rusak dengan kecepatan rendah dan penuh kehati-hatian.

Kendaraan berat tak bisa melintas

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X