Cari potongan kaki korban mutilasi di Kali Licin Depok, polisi kerahkan anjing pelacak K9

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 6 Agustus 2026 | 22:54 WIB
Pelaku mutilasi dihadirkan di Kali Licin, Kota Depok saat Polisi melakukan pencarian pada potongan tubuh korban (Threads/tiaza1010)
Pelaku mutilasi dihadirkan di Kali Licin, Kota Depok saat Polisi melakukan pencarian pada potongan tubuh korban (Threads/tiaza1010)

Meski telah mengerahkan berbagai upaya, proses pencarian potongan kaki korban masih menghadapi sejumlah kendala.

Baca Juga: Dokter Gia kasih paham oknum nakes yang sempat nyinyir ke pasien BPJS, ingatkan sakit itu tidak enak

Salah satunya adalah jeda waktu yang cukup lama antara pembuangan dan penemuan jasad.

“Masih proses, karena memang ada kendala dari kami yaitu untuk waktu penemuan mayat sendiri itu 4 Agustus, sedangkan waktu pembuangan mayatnya itu 23 Juli 2026,” jelas Breggy.

Selain itu, kondisi sungai yang dipenuhi sampah serta arus yang deras akibat hujan juga menjadi hambatan dalam proses pencarian.

“Jadi sudah dari sekitar satu minggu lebih yang kemudian sempat dalam satu minggu itu ada hujan, jadi untuk arus sungai sendiri agak deras,” lanjutnya.

Baca Juga: Terduga pelaku mutilasi jasad di Rawageni Depok ditangkap saat kabur ke Banten, ini kronologinya

Libatkan K9 dan satgas SDA

Anjing pelacak yang digunakan dalam operasi ini diketahui berjenis Dutch Shepherd betina dari unit K9 Ditpolsatwa Korshabara Baharkam Polri.

Polisi juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memperluas pencarian, termasuk melibatkan Satgas Sumber Daya Air (SDA) dari Dinas PUPR Kota Depok.

Awalnya, pencarian dilakukan oleh dua personel polisi dan satu anjing pelacak. Namun, jumlah tim kemudian ditambah dengan tujuh personel dari Satgas SDA guna menyisir area sungai yang cukup luas.

“Kami berkoordinasi dengan operator dari K9 untuk menelusuri potongan tubuh tersebut,” ungkap Breggy.

Baca Juga: CSR Promedia Group dan SKI perbaiki atap rumah wartawan di Lembang yang hampir roboh, jadi lebih layak

Kasus terungkap dari penemuan karung

Kasus mutilasi ini bermula dari penemuan karung mencurigakan oleh warga di sebuah lapangan pada Selasa, 4 Agustus 2026. Saat hendak dibakar, warga justru menemukan bagian tubuh manusia di dalamnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X