Meski telah mengerahkan berbagai upaya, proses pencarian potongan kaki korban masih menghadapi sejumlah kendala.
Baca Juga: Dokter Gia kasih paham oknum nakes yang sempat nyinyir ke pasien BPJS, ingatkan sakit itu tidak enak
Salah satunya adalah jeda waktu yang cukup lama antara pembuangan dan penemuan jasad.
“Masih proses, karena memang ada kendala dari kami yaitu untuk waktu penemuan mayat sendiri itu 4 Agustus, sedangkan waktu pembuangan mayatnya itu 23 Juli 2026,” jelas Breggy.
Selain itu, kondisi sungai yang dipenuhi sampah serta arus yang deras akibat hujan juga menjadi hambatan dalam proses pencarian.
“Jadi sudah dari sekitar satu minggu lebih yang kemudian sempat dalam satu minggu itu ada hujan, jadi untuk arus sungai sendiri agak deras,” lanjutnya.
Baca Juga: Terduga pelaku mutilasi jasad di Rawageni Depok ditangkap saat kabur ke Banten, ini kronologinya
Libatkan K9 dan satgas SDA
Anjing pelacak yang digunakan dalam operasi ini diketahui berjenis Dutch Shepherd betina dari unit K9 Ditpolsatwa Korshabara Baharkam Polri.
Polisi juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memperluas pencarian, termasuk melibatkan Satgas Sumber Daya Air (SDA) dari Dinas PUPR Kota Depok.
Awalnya, pencarian dilakukan oleh dua personel polisi dan satu anjing pelacak. Namun, jumlah tim kemudian ditambah dengan tujuh personel dari Satgas SDA guna menyisir area sungai yang cukup luas.
“Kami berkoordinasi dengan operator dari K9 untuk menelusuri potongan tubuh tersebut,” ungkap Breggy.
Kasus terungkap dari penemuan karung
Kasus mutilasi ini bermula dari penemuan karung mencurigakan oleh warga di sebuah lapangan pada Selasa, 4 Agustus 2026. Saat hendak dibakar, warga justru menemukan bagian tubuh manusia di dalamnya.
Artikel Terkait
Pelaku mutilasi koper merah Ngawi yang ditangkap adalah suami siri, terungkap korban dihabisi di salah satu hotel di Kediri
Bagaimana polisi bisa menemukan potongan jasad korban mutilasi Uswatun Khasanah di 3 kota berbeda?
Polisi sebut hasil tes psikologi tersangka mutilasi di Ngawi akan diumumkan ke publik, ada apa?
5 Fakta rekonstruksi kasus mutilasi di kosan Surabaya, dari motif dendam hingga insiden horor di lantai 2
Tragis! Anak di Lahat bunuh dan mutilasi ibu kandung, diduga dipicu uang judi online
Misteri temuan jasad dalam karung beras di Rawageni Depok, hebohkan warga saat pembakaran sampah
Terduga pelaku mutilasi jasad di Rawageni Depok ditangkap saat kabur ke Banten, ini kronologinya