GENMILENIAL.ID - Kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang wanita berusia 63 tahun menggegerkan warga Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
Peristiwa tragis ini akhirnya berhasil diungkap pihak kepolisian, dengan pelaku yang ternyata merupakan anak kandung korban sendiri, berinisial AF (23 tahun).
Dari hasil penyelidikan, aksi keji tersebut diduga dipicu persoalan uang yang berkaitan dengan judi online yang dimainkan pelaku.
Ditangkap di penginapan tanpa perlawanan
Detik-detik penangkapan pelaku turut viral di media sosial melalui unggahan akun Instagram @jeme_lahatnila.
Dalam video tersebut, AF diamankan petugas kepolisian di sebuah penginapan di wilayah Lahat pada Rabu, 8 April 2026.
“Penangkapan pelaku pembunuhan dan mutilasi ibu kandung,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut, dikutip Kamis, 9 April 2026.
Video yang telah ditonton lebih dari dua juta kali itu memperlihatkan pelaku digiring petugas tanpa melakukan perlawanan.
Baca Juga: Demi sinyal internet, 14 siswa SMP di Sumbar ujian TKA di atas bukit beratapkan terpal
Motif diduga karena judi online
Dalam video lain yang beredar, pelaku mengakui bahwa tindakan tersebut dipicu karena keinginannya bermain judi online.
Ia mengaku kesal karena korban tidak memberikan uang yang dimintanya.
“(Siapa yang kau bunuh?) Ibu kandung, gara-gara slot,” ucap pelaku saat ditanya petugas.
Artikel Terkait
Pelaku mutilasi koper merah Ngawi yang ditangkap adalah suami siri, terungkap korban dihabisi di salah satu hotel di Kediri
Bagaimana polisi bisa menemukan potongan jasad korban mutilasi Uswatun Khasanah di 3 kota berbeda?
Polisi sebut hasil tes psikologi tersangka mutilasi di Ngawi akan diumumkan ke publik, ada apa?
5 Fakta rekonstruksi kasus mutilasi di kosan Surabaya, dari motif dendam hingga insiden horor di lantai 2
Terduga pelaku pembunuhan Ermanto Usman di Bekasi ditangkap polisi
Pembunuhan di kafe Pantura Subang terungkap, motif ditolak hubungan intim
Kasat Reskrim: Pembunuhan di kafe Subang terjadi saat Lebaran, pelaku tak mabuk