Misteri temuan jasad dalam karung beras di Rawageni Depok, hebohkan warga saat pembakaran sampah

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 5 Agustus 2026 | 15:22 WIB
Menyoroti fakta terkini ihwal penemuan jasad dalam sebuah karung yang berada pada tumpukan sampah di kawasan Rawageni, Depok (Instagram.com/@infodepok)
Menyoroti fakta terkini ihwal penemuan jasad dalam sebuah karung yang berada pada tumpukan sampah di kawasan Rawageni, Depok (Instagram.com/@infodepok)

GENMILENIAL.ID - Publik di media sosial tengah ramai menyoroti penemuan jasad di dalam karung beras yang menggegerkan warga di kawasan Tanah Merah, Rawageni, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat.

Peristiwa ini menjadi perhatian luas lantaran jasad tersebut baru terungkap setelah karung yang dikira berisi sampah dibakar oleh warga.

Diketahui, karung tersebut sudah berada di lokasi cukup lama sebelum akhirnya terkuak.

Warga sekitar awalnya tidak menaruh curiga karena mengira benda tersebut hanyalah tumpukan sampah biasa yang dibuang di lahan kosong.

Baca Juga: Tragedi wisata berujung maut di Pantai Pulau Bogisa Gorontalo: 5 Orang terseret ombak, 1 meninggal dunia

Kini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, guna menjalani proses autopsi untuk mengungkap identitas serta penyebab kematian.

Tergeletak hampir dua pekan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, karung beras yang belakangan diketahui berisi jasad itu telah berada di lokasi sejak 24 Juli 2026.

Selama hampir dua pekan, tidak ada satu pun warga yang merasa curiga terhadap keberadaan karung tersebut.

Kondisi lingkungan yang dipenuhi ilalang serta bentuk karung yang menyerupai tumpukan sampah membuat warga mengabaikannya.

Baca Juga: Terperosok ke area bibir pantai, kecelakaan mobil MBG di Madura mendadak viral di medsos

Selain itu, tidak adanya bau menyengat juga semakin menguatkan dugaan bahwa isi karung hanyalah sampah biasa.

Salah seorang warga, Badlu (66 tahun), mengungkapkan bahwa karung tersebut memang sempat dibiarkan begitu saja oleh warga sekitar.

"Dikira sampah, makanya sama warga sini didiamkan saja," ujar Badlu dalam keterangannya, pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X