Warga mengaku telah melihat karung tersebut selama sekitar dua minggu, namun mengira hanya berisi sampah.
Dari hasil penyelidikan, polisi kemudian menangkap Saepullah dan menetapkannya sebagai tersangka.
Diketahui, pelaku memutilasi korban dan membuang bagian tubuhnya di beberapa lokasi berbeda.
Bagian tubuh atas korban dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam besar yang dilapisi karung beras, lalu dibuang di kawasan Tanah Merah.
Sementara itu, potongan kaki dibuang ke aliran sungai, dan senjata yang digunakan untuk membunuh korban dibuang ke tempat sampah.
Polisi mengungkap bahwa motif pembunuhan diduga dipicu cekcok antara pelaku dan korban di rumah kontrakan.
Hingga kini, penyidik masih terus mendalami keterangan tersangka untuk mengungkap detail lengkap kasus tersebut.***
Artikel Terkait
Pelaku mutilasi koper merah Ngawi yang ditangkap adalah suami siri, terungkap korban dihabisi di salah satu hotel di Kediri
Bagaimana polisi bisa menemukan potongan jasad korban mutilasi Uswatun Khasanah di 3 kota berbeda?
Polisi sebut hasil tes psikologi tersangka mutilasi di Ngawi akan diumumkan ke publik, ada apa?
5 Fakta rekonstruksi kasus mutilasi di kosan Surabaya, dari motif dendam hingga insiden horor di lantai 2
Tragis! Anak di Lahat bunuh dan mutilasi ibu kandung, diduga dipicu uang judi online
Misteri temuan jasad dalam karung beras di Rawageni Depok, hebohkan warga saat pembakaran sampah
Terduga pelaku mutilasi jasad di Rawageni Depok ditangkap saat kabur ke Banten, ini kronologinya