Curhatan warga Barito Utara Kalteng, langit menguning dampak kabut asap karhutla: Ini bukan filter foto

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 21 September 2026 | 00:08 WIB
Situasi langit Barito Utara, Kalteng yang menguning karena kabut asap karhutla (Threads/naomy_ummuhanan - bagusprakasaa)
Situasi langit Barito Utara, Kalteng yang menguning karena kabut asap karhutla (Threads/naomy_ummuhanan - bagusprakasaa)

GENMILENIAL.ID – Kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Barito Utara, Kalimantan Tengah, menjadi perhatian warga.

Sejumlah warga membagikan kondisi terkini melalui media sosial, termasuk suasana di Muara Teweh yang tampak diselimuti kabut asap pekat.

Dalam sejumlah unggahan, langit dan lingkungan sekitar terlihat berubah menjadi kekuningan. Kondisi tersebut juga berdampak pada jarak pandang dan aktivitas warga di tengah kepungan asap.

Baca Juga: Soal videonya yang viral saat rapat DPR, Moreno Soeprapto: Tidak bermaksud melecehkan persidangan dewan

Salah satu warga bahkan menegaskan bahwa warna kekuningan yang terlihat dalam unggahan bukan hasil penyuntingan atau penggunaan filter foto.

Langit menguning bak filter foto

Kondisi tersebut salah satunya dibagikan akun Threads @bagusprakasaa.

Dalam unggahannya pada Sabtu, 19 September 2026, akun tersebut memperlihatkan kondisi langit dan jalanan di Muara Teweh yang tampak berwarna kuning akibat kabut asap.

“Untuk Pak Presiden dan warga di luar Kalimantan, ini bukan pemandangan dengan efek filter foto warm atau sephia ya. Ini kabut asap di Muara Teweh yang udah kekuningan. Dan ini kondisi real bukan yang katanya tidak seseram di sosmed,” tulisnya.

Baca Juga: Ketapang-Gilimanuk terancam lumpuh, pakar ITS soroti salah strategi dan beberkan opsi solusi

Akun yang sama kemudian kembali membagikan situasi di Muara Teweh pada Minggu, 20 September 2026.

Kondisi langit yang terlihat dalam unggahan tersebut digambarkan seperti berada di planet lain.

“Berasa lagi di Planet Mars. Emang udah pernah? Belum sih, cuma warnanya mirip,” lanjutnya.

Warna kekuningan pada langit tersebut terjadi ketika kabut asap pekat menyelimuti wilayah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X