GENMILENIAL.ID - Memasuki 56 tahun perjalanan di Indonesia, SHARP tidak hanya mengandalkan produk elektronik untuk mempertahankan kedekatan dengan konsumen.
Perusahaan asal Jepang tersebut kini memperkuat hubungan dengan pelanggan melalui pengalaman, layanan, inovasi, hingga kontribusi sosial dan lingkungan.
Pendekatan itu diwujudkan melalui kampanye 'Every Customer Matters' dalam rangka Hari Pelanggan Nasional 2026.
Kampanye tersebut menjadi upaya SHARP menerjemahkan slogan global 'In Step With Your Future' ke dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Viral helikopter raksasa milik Jepang diterjunkan ke Kalbar, diklaim untuk bantu padamkan karhutla
Melalui kampanye ini, SHARP membawa sejumlah nilai perusahaan, yakni Sincerity and Creativity, Takumi, Omotenashi, dan HITO, ke dalam pengembangan produk serta pengalaman pelanggan.
Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia Shinji Teraoka mengatakan, perjalanan 56 tahun SHARP di Indonesia bukan hanya mengenai jumlah produk yang telah dipasarkan.
”Bagi Sharp, perjalanan 56 tahun bukan semata-mata tentang berapa banyak produk yang telah dihadirkan ke pasar," ungkap Shinji Teraoka.
"Lebih dari itu, perjalanan tersebut merupakan kumpulan pengalaman yang tercipta bersama masyarakat, produk yang hadir di ruang keluarga, menemani rutinitas, menyaksikan berbagai perubahan dalam rumah tangga, hingga menjadi bagian dari kenangan keluarga Indonesia," sambungnya.
Baca Juga: Cerita perjuangan Asdar, siswa di pedalaman Nias yang sebrangi sungai 4 kali saat menuju sekolah
Every Customer Matters jadi fokus baru
Kampanye 'Every Customer Matters' berangkat dari pemahaman bahwa setiap produk memiliki cerita dan setiap cerita tersebut dimulai dari pelanggan.
Dalam penerapannya, SHARP menggabungkan filosofi Jepang Takumi dan Omotenashi dengan nilai Sincerity and Creativity yang menjadi bagian dari business creed Sharp Corporation.
Takumi merepresentasikan keahlian, ketelitian, dan komitmen terhadap kualitas dalam proses menciptakan produk.
Artikel Terkait
BGN dibayangi isu pengadaan LED dengan angka total Rp535 miliar, urgensinya masih tanda tanya
BUMD Subang dituntut lebih produktif, Kang Rey: Harus ada terobosan untuk pemerintah daerah
BYD resmi beroperasi di Subang, investasi besar didorong bangun ekosistem kendaraan listrik
Pergerakan HURIP Srimanganti bekerja sama dengan Keraton Sumedang Larang, gerakkan ekonomi petani lewat jagung hibrida
Saham MGLV melonjak lagi 10 persen, kenaikan sepanjang 2026 tembus 500 persen
Saham MGLV melesat lebih dari 500 persen, pasar soroti rights issue Rp2,4 triliun
Siapa Abdul Hakim Ritonga? Lulusan FH UI yang memulai karier panjang di Kejaksaan pada 1980 silam