Jumat, 16 Oktober 2026
News
Entertainment
Lifestyle
Olah Raga
Travel
Kampus
Karir & Bisnis
Edukasi
Khazanah
Humaniora
Lainnya
Sains
Esai
Video
Photo
News
Jejak skandal Bupati Sukoharjo Etik Suryani: Diduga pungut duit insentif pegawai BPKAD yang nilainya capai Rp2,9 miliar
Ghin Ninda Wr
,
Genmilenial
- Sabtu, 11 Juli 2026 | 16:18 WIB
Tautan berhasil disalin
Menyoroti dugaan kasus pemerasan yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani usai operasi tangkap tangan (OTT) KPK (Instagram.com/@etiksuryani_ad1b)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:
1
2
3
Sebelumnya
Artikel Selanjutnya
Tok! Nadiem Makarim divonis 10 tahun bui buntut skandal Chromebook Rp2,18 triliun
Editor: Ghin Ninda Wr
Tags
Etik Suryani
Sukoharjo
BPKAD
OTT
KPK
korupsi
Artikel Terkait
Tok! Nadiem Makarim divonis 10 tahun bui buntut skandal Chromebook Rp2,18 triliun
Menhut Raja Juli berpeluang dipanggil KPK, buntut dugaan gratifikasi pengurusan izin pelepasan kawasan HPT
Skandal 'amplop' Bupati Kuansing ke Menhut di kasus gratifikasi, duit sogokan untuk lepas hutan produksi?
Fakta di balik temuan logam platina dalam skandal suap Bupati Langkat: 55 Keping senilai Rp40 miliar
Buntut dugaan lonjakan harta, AHY dan Ibas dilaporkan ke KPK: Angkanya disebut melambung hingga 700 persen
Skandal perselingkuhan polisi-jaksa di Baubau Sultra: Bermula singgah beli roti, berujung dilabrak mertua
Kronologi penggeledahan besar-besaran polisi ke kafe hingga kantor money changer, buntut skandal korupsi batu bara
Rekomendasi
Bikin geger! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ungkap alasan tinggalkan jabatan: Saya diminta mundur
Subang targetkan seluruh perangkat daerah wajib pakai kartu kredit pemerintah pada 2027
Target pemulihan pasokan BBM Bali belum terwujud merata, warga masih antre
Terkini
Reshuffle lagi! Prabowo lantik 7 pejabat, Letjen Kristomei Sianturi jadi kepala BNPB
Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:52 WIB
KPK ungkap dugaan korupsi dana bencana BNPB, terkuak penyidikan dua klaster kasus
Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:37 WIB
OTT KPK di BNPB seret lima tersangka, bagaimana nasib kepala BNPB?
Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:57 WIB
Pertamina minta maaf soal BBM Bali langka, kapan antrean berakhir?
Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:54 WIB
Dana siap pakai BNPB diduga dikorupsi, adik kepala BNPB jadi salah satu tersangka
Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43 WIB
Bali terapkan WFH dan PJJ selama 3 hari imbas antrean BBM mengular di SPBU
Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:24 WIB
Viral! Gubernur Bali adu mulut dengan petugas SPBU saat tinjau antrean BBM Bali, ini yang disorot
Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:25 WIB
29 Orang selamat, Tim SAR kerahkan penyelam cari korban KM Feronia
Kamis, 15 Oktober 2026 | 06:08 WIB
Mobil terbakar di TIS Square Tebet, api merembet ke kendaraan lain
Kamis, 15 Oktober 2026 | 04:20 WIB
Dana bencana BNPB diduga jadi bancakan sejak 2022, KPK sita uang dan emas Rp1,4 miliar
Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:28 WIB
KPK amankan 14 orang dalam OTT BNPB, pengadaan dana bencana diselidiki
Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:06 WIB
Karhutla belum usai, Gubernur Kaltim viral di Singapura disebut nonton F1
Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:42 WIB
Bikin geger! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ungkap alasan tinggalkan jabatan: Saya diminta mundur
Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:51 WIB
Karhutla Kalteng belum usai, ISPU Palangka Raya tembus angka 1.300
Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:15 WIB
Nomor urut calon kades Tanjung Rasa ditetapkan, polisi ingatkan soal kerukunan
Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:23 WIB
Kapal wisata KM Feronia terbalik di Labuan Bajo, 63 personel dikerahkan cari korban
Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:35 WIB
Jalan penghubung 1,5 km dibangun di Cupunagara, TMMD Subang sasar akses petani
Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:03 WIB
Target pemulihan pasokan BBM Bali belum terwujud merata, warga masih antre
Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:23 WIB
Sebut 54 hektare terbakar, relawan TNTP desak pemerintah tangani karhutla dalam skala besar: Sebelum semuanya terlambat
Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:58 WIB
Korupsi tanah negara untuk proyek VinFast, mantan kades Cibogo divonis 3 tahun penjara
Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:45 WIB
Lihat Semua
Terpopuler
1
Bikin geger! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ungkap alasan tinggalkan jabatan: Saya diminta mundur
2
Subang targetkan seluruh perangkat daerah wajib pakai kartu kredit pemerintah pada 2027
3
Target pemulihan pasokan BBM Bali belum terwujud merata, warga masih antre
4
Imunisasi Kejar di Subang sasar perlindungan anak, Ega Anjani dorong edukasi hingga posyandu
5
Nomor urut calon kades Tanjung Rasa ditetapkan, polisi ingatkan soal kerukunan
6
Jalan penghubung 1,5 km dibangun di Cupunagara, TMMD Subang sasar akses petani
7
Mobil terbakar di TIS Square Tebet, api merembet ke kendaraan lain
8
KPK amankan 14 orang dalam OTT BNPB, pengadaan dana bencana diselidiki
9
Atlet panahan Subang Rafasya raih emas Kejurnas 2026 untuk Jawa Barat
10
Mengintip gaya Agnez Mo di MotoGP Mandalika 2026, tampil anggun dengan gaun putih: Suaranya getarkan hati saat nyanyikan Indonesia Raya
X
Artikel Terkait
Tok! Nadiem Makarim divonis 10 tahun bui buntut skandal Chromebook Rp2,18 triliun
Menhut Raja Juli berpeluang dipanggil KPK, buntut dugaan gratifikasi pengurusan izin pelepasan kawasan HPT
Skandal 'amplop' Bupati Kuansing ke Menhut di kasus gratifikasi, duit sogokan untuk lepas hutan produksi?
Fakta di balik temuan logam platina dalam skandal suap Bupati Langkat: 55 Keping senilai Rp40 miliar
Buntut dugaan lonjakan harta, AHY dan Ibas dilaporkan ke KPK: Angkanya disebut melambung hingga 700 persen
Skandal perselingkuhan polisi-jaksa di Baubau Sultra: Bermula singgah beli roti, berujung dilabrak mertua
Kronologi penggeledahan besar-besaran polisi ke kafe hingga kantor money changer, buntut skandal korupsi batu bara