Jejak skandal Bupati Sukoharjo Etik Suryani: Diduga pungut duit insentif pegawai BPKAD yang nilainya capai Rp2,9 miliar

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 11 Juli 2026 | 16:18 WIB
Menyoroti dugaan kasus pemerasan yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani usai operasi tangkap tangan (OTT) KPK (Instagram.com/@etiksuryani_ad1b)
Menyoroti dugaan kasus pemerasan yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani usai operasi tangkap tangan (OTT) KPK (Instagram.com/@etiksuryani_ad1b)

Dalam operasi tersebut, tim penindakan juga mengamankan sejumlah pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Baca Juga: Kasus BGN, Jampidsus Febrie Adriansyah ungkap ada 47 nama yang disebut Sony Sonjaya

“KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup dan terjadi peristiwa tertangkap tangan di wilayah Soloraya, Jawa Tengah,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangan resminya, Jumat, 10 Juli 2026.

Dalam OTT itu, sedikitnya lima orang diamankan, termasuk Etik Suryani.

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah lima orang, salah satunya Bupati Sukoharjo,” tambahnya.

Para pihak yang diamankan kemudian menjalani pemeriksaan awal di Mapolresta Solo sebelum dibawa ke Jakarta untuk proses lebih lanjut.

Baca Juga: Jaga Tunas Indonesia lahir di Garut, anak muda disiapkan jadi agen harmoni bangsa

Penyalahgunaan wewenang dan sikap tersangka

KPK menegaskan bahwa perkara ini berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh kepala daerah dalam bentuk pemerasan terhadap perangkat daerah.

“Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo,” jelas Budi dalam kesempatan yang sama.

Dalam proses penindakan, tim KPK juga terlihat membawa sejumlah barang bukti berupa koper besar dan dokumen penting dari lokasi pemeriksaan.

Sementara itu, saat digiring petugas, Etik Suryani tampak mengenakan pakaian formal dengan rompi gelap dan berusaha menutupi wajahnya dari sorotan kamera.

Baca Juga: Kasus pembakaran santri di Lombok Tengah, Hotman Paris geram timnya dilarang bertemu korban

Ketika ditanya oleh awak media, ia tidak memberikan pernyataan apa pun dan memilih langsung menuju kendaraan yang telah disiapkan.

Hingga kini, Etik Suryani dan para tersangka lainnya telah berada di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait dugaan pemerasan tersebut.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X