“Mereka juga akan menggunakan media sosial untuk melakukan upaya provokasi agar massa yang lebih beringas bisa bergabung atau memicu kemarahan massa lainnya,” ungkapnya.
Baca Juga: Tragis! Mobil rombongan pengantar haji tertabrak KA Argo Bromo di Grobogan, 4 tewas dan 5 terluka
Polisi lakukan pencegahan kerusuhan
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa langkah pengamanan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan memastikan aksi berjalan sesuai aturan.
Iman menyebut, pihaknya melakukan langkah preemtif, preventif, hingga represif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
“Dalam rangka menjaga marwah demokrasi dan menjamin hak penyampaian pendapat di muka umum agar dapat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami asal-usul uang tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain di balik dugaan mobilisasi massa dalam aksi buruh tersebut.***
Artikel Terkait
Partai Buruh kritik Program Magang Nasional, sebut hina lulusan sarjana dengan gaji UMP
Diduga jadi penyebab keguguran buruh perempuan, Ketua Forum Buruh Perempuan Subang laporkan supervisor PT Lestari Busana Anggun Mahkota ke polisi
5.000 Buruh geruduk DPR tuntut UU Ketenagakerjaan pro pekerja, polisi turunkan 1.464 personel kawal aksi
Marsinah resmi dianugerahi gelar pahlawan nasional, simbol perjuangan buruh di era orde baru
Subang daftarkan 26 ribu pekerja nonformal ke BPJS: Buruh tani hingga ojek kini punya jaminan sosial
Demo buruh 24 November 2025 batal, KSPI ancang-ancang demo baru hingga mogok nasional jika UMP 2026 tak sesuai harapan
May Day 2026: Buruh apresiasi UU PPRT dan peran DPR, soroti upah hingga RUU Ketenagakerjaan