Polisi temukan uang Rp10 juta dari korlap demo buruh di DPR, diduga untuk gerakkan massa

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 2 Mei 2026 | 16:58 WIB
Menyoroti penuturan polisi usai aksi demo buruh di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Jumat, 1 Mei 2026 (Instagram.com/@divisihumaspolri)
Menyoroti penuturan polisi usai aksi demo buruh di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Jumat, 1 Mei 2026 (Instagram.com/@divisihumaspolri)

GENMILENIAL.ID – Aksi demonstrasi buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Gedung DPR RI, Jakarta, menjadi sorotan publik.

Polisi mengungkap temuan uang tunai senilai Rp10 juta dan 1.000 rial Yaman dari seorang koordinator lapangan (korlap) yang diduga digunakan untuk menggerakkan massa.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengamankan sedikitnya 101 orang yang diduga hendak menyusup ke dalam aksi buruh di kawasan Monas dan Gedung DPR RI pada Jumat, 1 Mei 2026.

Baca Juga: Diduga mesin mati di rel, mobil rombongan haji tertabrak KA Argo Bromo di Grobogan: 4 Tewas

Uang diduga untuk mobilisasi massa

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyampaikan bahwa uang tersebut ditemukan saat proses pengamanan berlangsung.

“Terdapat sejumlah uang yang berhasil kami amankan dari tangan salah satu koordinator di lapangan,” ujar Iman dalam keterangannya, Sabtu, 2 Mei 2026.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan yang diperoleh, uang tersebut diduga akan dibagikan kepada massa yang ikut dalam kelompok tersebut.

“Berdasarkan informasi dari yang bersangkutan kepada kami, uang tersebut akan digunakan atau diberikan kepada mereka yang ikut hadir bersama kelompoknya,” lanjutnya.

Baca Juga: Qodari ungkap fakta di balik tudingan Amien Rais ke Seskab Teddy: Terjebak hoaks

Selain uang, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain seperti botol kosong, bensin, kain pemicu api yang diduga untuk bom molotov, ketapel, hingga gotri.

Dugaan provokasi lewat media sosial

Dalam pengembangan kasus, polisi menemukan adanya komunikasi yang mengarah pada upaya provokasi saat aksi berlangsung.

Menurut Iman, kelompok tersebut diduga berencana menyusup ke dalam barisan buruh untuk memicu konflik internal antar-elemen.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X