GENMILENIAL.ID – Aksi demonstrasi buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Gedung DPR RI, Jakarta, menjadi sorotan publik.
Polisi mengungkap temuan uang tunai senilai Rp10 juta dan 1.000 rial Yaman dari seorang koordinator lapangan (korlap) yang diduga digunakan untuk menggerakkan massa.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengamankan sedikitnya 101 orang yang diduga hendak menyusup ke dalam aksi buruh di kawasan Monas dan Gedung DPR RI pada Jumat, 1 Mei 2026.
Baca Juga: Diduga mesin mati di rel, mobil rombongan haji tertabrak KA Argo Bromo di Grobogan: 4 Tewas
Uang diduga untuk mobilisasi massa
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyampaikan bahwa uang tersebut ditemukan saat proses pengamanan berlangsung.
“Terdapat sejumlah uang yang berhasil kami amankan dari tangan salah satu koordinator di lapangan,” ujar Iman dalam keterangannya, Sabtu, 2 Mei 2026.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan yang diperoleh, uang tersebut diduga akan dibagikan kepada massa yang ikut dalam kelompok tersebut.
“Berdasarkan informasi dari yang bersangkutan kepada kami, uang tersebut akan digunakan atau diberikan kepada mereka yang ikut hadir bersama kelompoknya,” lanjutnya.
Baca Juga: Qodari ungkap fakta di balik tudingan Amien Rais ke Seskab Teddy: Terjebak hoaks
Selain uang, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain seperti botol kosong, bensin, kain pemicu api yang diduga untuk bom molotov, ketapel, hingga gotri.
Dugaan provokasi lewat media sosial
Dalam pengembangan kasus, polisi menemukan adanya komunikasi yang mengarah pada upaya provokasi saat aksi berlangsung.
Menurut Iman, kelompok tersebut diduga berencana menyusup ke dalam barisan buruh untuk memicu konflik internal antar-elemen.
Artikel Terkait
Partai Buruh kritik Program Magang Nasional, sebut hina lulusan sarjana dengan gaji UMP
Diduga jadi penyebab keguguran buruh perempuan, Ketua Forum Buruh Perempuan Subang laporkan supervisor PT Lestari Busana Anggun Mahkota ke polisi
5.000 Buruh geruduk DPR tuntut UU Ketenagakerjaan pro pekerja, polisi turunkan 1.464 personel kawal aksi
Marsinah resmi dianugerahi gelar pahlawan nasional, simbol perjuangan buruh di era orde baru
Subang daftarkan 26 ribu pekerja nonformal ke BPJS: Buruh tani hingga ojek kini punya jaminan sosial
Demo buruh 24 November 2025 batal, KSPI ancang-ancang demo baru hingga mogok nasional jika UMP 2026 tak sesuai harapan
May Day 2026: Buruh apresiasi UU PPRT dan peran DPR, soroti upah hingga RUU Ketenagakerjaan