GENMILENIAL.ID – Insiden kecelakaan tragis antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan sebuah mobil rombongan pengantar haji terjadi di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat, 1 Mei 2026 dini hari.
Peristiwa ini menewaskan 4 orang dan menyebabkan 5 lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan tersebut terjadi di perlintasan rel tanpa palang pintu di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon.
Mobil Toyota Avanza yang mengangkut 9 penumpang dilaporkan tertabrak kereta saat melintas di lokasi tersebut.
Baca Juga: Fashion Show PKK Jabar jadi panggung pemberdayaan perempuan, Ega Anjani dorong UMKM naik kelas
Sumber unggahan berasal dari akun Instagram @cretivox yang turut membagikan informasi dan kronologi awal kejadian di media sosial.
Diduga tabrakan dipicu jarak pandang terbatas
Dalam unggahan yang viral, disebutkan bahwa kondisi kabut tebal saat kejadian membuat jarak pandang pengemudi menjadi terbatas.
“Akibatnya mobil yang membawa 9 penumpang itu tertabrak kereta saat melintas, diduga karena jarak sudah terlalu dekat,” tulis unggahan tersebut.
Benturan keras menyebabkan mobil terpental hingga sekitar 20 meter ke area persawahan di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga: Dasco pastikan potongan aplikator ojol turun jadi 8 persen, status pengemudi masih dikaji
Polisi sebut rel tanpa palang pintu dan minim penerangan
Kasatlantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyebut dugaan sementara kecelakaan dipicu kurangnya kehati-hatian pengemudi saat melintas di rel tanpa palang pintu.
Artikel Terkait
KA Bangunkarta anjlok di Bumiayu, sejumlah perjalanan kereta terganggu
Kisah ibu muda jadi korban kecelakaan kereta Bekasi Timur, baru sehari masuk kerja usai cuti melahirkan
Penumpang Argo Bromo Anggrek sempat kira kereta anjlok, momen usai tabrak KRL terekam
Curhatan penumpang KRL usai kecelakaan Bekasi Timur viral, mengaku trauma hingga panic attack
Kisah haru ibu selamat dari tragedi Bekasi Timur, ngaku terhindar berkat firasat anak
Respons kilat usai kecelakaan KA Bekasi, Presiden siapkan Rp4 triliun dan setujui flyover
Suami korban tewas kecelakaan KRL di Bekasi ungkap pesan terakhir istri, isak tangis saat ditelepon damkar