Polisi juga mengungkap isi surat yang ditemukan bersama bayi tersebut. Isi pesan itu diduga ditujukan kepada pemilik rumah tempat bayi ditemukan.
"Pesannya ada tulisan 'Tolong Mamah Arum dan Papah Bram, tolong rawat adik, kasihani adik', demikian," kata Maryadi.
Baca Juga: JPU tuntut 10 tahun penjara mantan dirut Bank BJB, terungkap kredit Sritex diduga langgar prosedur
Menurut Maryadi, nama yang disebut dalam surat tersebut diduga merupakan pasangan suami istri pemilik rumah yang diketahui belum memiliki anak.
"Itu merupakan pemilik rumah, mereka pasangan suami istri yang informasinya belum memiliki anak," ujarnya.
Polisi selidiki identitas orang tua bayi
Saat ditemukan, kondisi bayi dilaporkan dalam keadaan hidup dan relatif sehat.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi tersebut.
Baca Juga: Viral Daycare Little Aresha di Yogyakarta digerebek, dugaan anak diikat picu kemarahan publik
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendata warga yang diketahui melahirkan pada bulan April 2026 di wilayah tersebut.
"Kami melakukan penyelidikan dan mapping siapa saja yang melahirkan pada bulan April ini. Kami telusuri siapa yang menaruh bayi ini," tegas Maryadi.
Kasus ini memicu empati publik sekaligus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum terkait dugaan penelantaran anak.***
Artikel Terkait
Berkedok adopsi, sindikat jual beli bayi di Ngawi terbongkar, empat orang jadi tersangka
Polda Jabar tangkap pimpinan sindikat perdagangan bayi ke Singapura di Bandara Soetta
Jasad bayi ditemukan dalam kantong plastik yang digantung di pagar Makam Kreo Selatan
Bayi ditemukan terbungkus plastik di persawahan, Ketua TP PKK Subang desak penguatan edukasi dan perlindungan anak
Viral pasutri merokok sambil gendong bayi di Palmerah, teguran pemotor berujung pemukulan
Peluk boneka orang utan pengganti induknya, kisah bayi monyet punch di Jepang bikin haru
Viral kasus pembuangan bayi di Bekasi, polisi ungkap motif pelaku takut diusir orang tua