“Jika tata batas saja sudah cacat prosedur dan melampaui batas waktu yang diwajibkan oleh hukum, maka keabsahan penggunaan kawasan hutan oleh PT BSI patut dipertanyakan secara serius,” ujarnya.
Baca Juga: Viral jalan rusak puluhan tahun di Way Kanan, warga: Akses sekolah dan nafkah terhambat
Dengan total persetujuan prinsip penggunaan kawasan hutan kurang lebih 994,70 hektar, PT BSI diwajibkan menyediakan lahan kompensasi dengan rasio 1:2.
Dugaan pelanggaran prosedur tata batas ini dinilai berpotensi memengaruhi legitimasi kewajiban tersebut.
Sengkarut IUP dan desakan penegakan hukum
Selain persoalan lahan kompensasi, kelompok tersebut juga kembali menyinggung polemik peralihan IUP Operasi Produksi dari PT IMN ke PT BSI pada 2012 yang sebelumnya ramai dipersoalkan.
Mereka mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, KPK, serta aparat penegak hukum untuk melakukan pendalaman.
Baca Juga: Ibu ABK Fandi bersujud di DPR, tangis minta keadilan atas vonis mati kasus sabu 2 ton
“Apakah temuan kami ini akan berujung pada sanksi administratif hingga pencabutan izin, atau bahkan dugaan penyalahgunaan wewenang, atau justru kebal dari jeratan aturan,” kata Ance.
Ia juga meminta Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan segera melakukan verifikasi faktual terhadap IPPKH dan lahan kompensasi PT BSI.
“Satgas PKH harus segera turun tangan melakukan pendalaman, karena ini menyangkut kawasan hutan di Pulau Jawa yang terus semakin berkurang,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT BSI belum memberikan tanggapan atas dugaan pelanggaran tata batas lahan kompensasi tersebut.***
Artikel Terkait
OTT KPK di Riau: 10 Orang diamankan termasuk penyelenggara negara, dugaan korupsi di Dinas PUPR
Belum ada tersangka di kasus dugaan korupsi kuota haji, Bambang Widjojanto: Publik dan pencari keadilan dibuat menunggu
Mahfud MD soroti kasus dugaan korupsi kuota haji 2024, singgung peran eks Menag Yaqut
Pegiat antikorupsi bedah dugaan pelanggaran tambang emas Tumpang Pitu Banyuwangi
Dua tahun jalan di tempat, pelapor kasus dugaan korupsi Wasbang DPRD Jatim desak KPK segera beri kepastian
Pegiat anti korupsi bedah peran Abdullah Azwar Anas dalam tambang emas Tumpang Pitu Banyuwangi, ada dugaan pelanggaran
Blak-blakan! Dugaan pelanggaran IUP Tumpang Pitu, eks Bupati Banyuwangi disorot pegiat antikorupsi