Pulang dari pesantren, bocah Aceh Tamiang dapati rumahnya sudah hanyut diterjang banjir bandang

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 16 Januari 2026 | 11:53 WIB
Cerita bocah asal Aceh Tamiang yang mendapati rumahnya sudah hancur diterjang banjir (Instagram/si.braay)
Cerita bocah asal Aceh Tamiang yang mendapati rumahnya sudah hancur diterjang banjir (Instagram/si.braay)

Setibanya di Desa Pengidam, Ojan dihadapkan pada pemandangan memilukan.

Rumah yang sebelumnya berdiri di dekat kebun sawit sudah tidak terlihat lagi, hanyut terbawa arus banjir bersama gelondongan kayu dari hulu.

Baca Juga: APDESI Subang bongkar modus 'surat cinta' oknum LSM, hampir seluruh kades pernah diintimidasi

“Rumahnya dulu di pohon sawit itu, terus hanyut. Lihat rumah begini sedih. Penginnya nggak hancur,” ucapnya lirih.

Dalam video tersebut tampak puing-puing bangunan rumah yang hancur, tertutup lumpur banjir.

Ojan menunjuk lokasi rumahnya yang kini hanya menyisakan hamparan kayu gelondongan dengan berbagai ukuran.

Kisah Ojan pun menyentuh banyak warganet, yang turut menyampaikan doa dan dukungan bagi para korban banjir di Aceh Tamiang.

Baca Juga: OTT oknum LSM peras kades, Polres Subang bongkar modus intimidasi anggaran desa

Pemerintah bangun huntara untuk penyintas banjir

Pasca-bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah dan sejumlah lembaga terkait mulai membangun hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Aceh Tamiang.

Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan meliputi pembangunan sekitar 600 unit rumah, 120 unit toilet, serta 14 fasilitas komunal.

Selain itu, disiapkan pula satu unit klinik kesehatan dan satu taman bermain guna menunjang kenyamanan serta kesehatan warga, khususnya anak-anak.

Pembangunan huntara dilakukan dengan dua skema, yakni di sekitar lokasi asal warga dan secara terpusat di satu kawasan tertentu.

Baca Juga: Sentuh sektor informal, Kapolres Subang pastikan program makan gratis tepat sasaran untuk driver ojol

Progres pembangunan ditargetkan mencapai sekitar 90 persen dengan tujuh blok bangunan modular.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X