Pulang dari pesantren, bocah Aceh Tamiang dapati rumahnya sudah hanyut diterjang banjir bandang

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 16 Januari 2026 | 11:53 WIB
Cerita bocah asal Aceh Tamiang yang mendapati rumahnya sudah hancur diterjang banjir (Instagram/si.braay)
Cerita bocah asal Aceh Tamiang yang mendapati rumahnya sudah hancur diterjang banjir (Instagram/si.braay)

GENMILENIAL.ID — Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir November 2025 menyisakan duka mendalam bagi para penyintas.

Tak hanya kehilangan harta benda, banyak warga harus menerima kenyataan pahit rumah mereka lenyap terseret derasnya arus air.

Salah satu kisah pilu datang dari Desa Pengidam, Kabupaten Aceh Tamiang.

Seorang bocah bernama Ojan harus merelakan rumah tempat tinggalnya hancur dan hanyut saat dirinya tengah menimba ilmu di pesantren.

Baca Juga: Perkuat kepercayaan publik, Kapolres Subang tegaskan media mitra strategis jaga kamtibmas

Aceh Tamiang sendiri tercatat sebagai salah satu daerah terdampak paling parah dalam bencana hidrometeorologi tersebut, dengan ratusan rumah warga rusak hingga rata dengan tanah.

Rumah hanyut saat masih mondok di pesantren

Ojan mengisahkan bahwa saat banjir bandang dan longsor terjadi, ia sama sekali tidak mengetahui kondisi rumahnya.

Pasalnya, saat itu ia masih berada di pesantren yang lokasinya cukup jauh dari desanya.

“Waktu kejadian lagi di pesantren, nggak tahu kalau rumah hanyut,” ujar Ojan, dikutip dari unggahan video akun Instagram @si.braay, Jumat, 16 Januari 2026.

Baca Juga: Ray Rangkuti bongkar mudarat Pilkada lewat DPRD, ingatkan krisis kepercayaan publik dan ancaman demokrasi

Karena akses darat terputus akibat banjir, Ojan harus dijemput oleh keluarganya untuk bisa kembali ke kampung halaman. Bahkan, perjalanan pulang terpaksa dilakukan dengan perahu.

“Dijemput Bang Iwan di pesantren di Simpang. Nggak bisa lewat jalan, naik boat,” tuturnya dalam video yang telah ditonton lebih dari 70 ribu kali tersebut.

Pulang kampung, rumah tinggal puing dan kayu gelondongan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X