Lumpur pascabanjir masih jadi PR besar, Mendagri dorong tambahan 15 ribu personel TNI-Polri

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 12 Januari 2026 | 03:34 WIB
Mendagri Tito saat rapat koordinasi bersama minta tambahan personel pada TNI dan Polri untuk pembersihan lumpur Sumatera (YouTube/DPR RI)
Mendagri Tito saat rapat koordinasi bersama minta tambahan personel pada TNI dan Polri untuk pembersihan lumpur Sumatera (YouTube/DPR RI)

GENMILENIAL.ID — Penanganan lumpur sisa banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Sumatera masih menjadi pekerjaan rumah besar pemerintah.

Endapan lumpur tidak hanya menutup permukiman warga, tetapi juga menumpuk di sungai-sungai, memicu potensi banjir susulan jika hujan kembali turun.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan percepatan pembersihan lumpur harus segera digenjot sebelum memasuki bulan Ramadan.

Ia secara khusus meminta tambahan ribuan personel dari TNI dan Polri untuk memperkuat proses penanganan di lapangan.

Baca Juga: Persib tekuk Persija dan rebut puncak klasemen, Kang Rey bereaksi singkat: Dingin

Mendagri minta tambahan personel TNI dan Polri

Permintaan tersebut disampaikan Tito dalam rapat koordinasi penanganan bencana banjir bersama DPR dan sejumlah pihak terkait yang digelar di Banda Aceh, Aceh, Sabtu 10 Januari 2026.

Menurut Tito, kekuatan personel yang saat ini bertugas masih belum memadai untuk menangani skala endapan lumpur yang sangat luas.

“Kekuatan yang ada menurut pendapat saya perlu ditambah tambahan BKO, TNI, dan Polri,” ujar Tito.

Ia mengungkapkan sebelumnya telah berkomunikasi langsung dengan Kapolri untuk meminta penambahan personel Polri.

Baca Juga: Cerita bocah Aceh Tamiang saat banjir datang menerjang rumahnya: Ini kayak tsunami sungai

“Saya waktu di Hambalang saya sampaikan kepada Pak Kapolri, bisa nggak kira-kira ditambah 5.000 personel lagi. Kemarin beliau nambah 1.000 personel sebelum Nataru, alasannya kekuatan sedang fokus di Nataru,” jelasnya.

Target bersih sebelum Ramadan

Dengan telah berakhirnya periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), Tito menilai saat ini menjadi momentum tepat untuk memaksimalkan pembersihan lumpur sebelum Ramadan tiba.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X