GENMILENIAL.ID — Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir November 2025 lalu meninggalkan luka mendalam bagi para penyintas, termasuk warga Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Bencana hidrometeorologi itu datang secara tiba-tiba dan meluluhlantakkan permukiman warga, jalan penghubung, hingga fasilitas umum.
Meski sudah lebih dari sebulan berlalu, trauma dan ingatan akan derasnya arus air masih membekas di benak warga.
Salah satu kisah datang dari Ali, warga Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, yang menceritakan detik-detik saat banjir bandang datang tanpa peringatan.
Dikira banjir biasa, warga tak lakukan persiapan
Ali mengaku, dirinya dan warga sekitar sama sekali tidak menyangka banjir yang datang kala itu akan menjadi bencana besar.
“Kami nggak tahu kalau akan banjir sebesar ini. Jadi, kami nggak ada persiapan,” ujar Ali, dikutip dari unggahan Instagram Chef Hari Purwanto, @chefharipurwanto, Selasa, 13 Januari 2026.
Menurutnya, saat banjir pertama datang, warga masih menganggap situasi tersebut sebagai banjir musiman yang biasa terjadi.
“Kami masih bersantai, lihat-lihat banjir, masih main-main air sungai, masih selow seperti banjir biasa. Banjir biasa kan nggak seperti ini,” ungkapnya.
Namun situasi berubah drastis ketika sore hari air mulai meluas dan mendekati jalan raya kampung.
“Malamnya air sudah di depan rumah. Di situlah kami mulai gaduh, nggak bisa tidur. Rumah-rumah tetangga kami hancur di depan mata, itu yang bikin sedih,” lanjut Ali.
Terus pindah tempat aman, tetangga melahirkan di tengah bencana
Artikel Terkait
Influencer Bobon Santoso ungkap kondisi pascabanjir Aceh Tamiang, temukan rumah warga dari sisa reruntuhan
Kagum ketegaran warga Aceh di tengah duka bencana, Salim A Fillah terharu disuguhkan durian
Influencer King Abdi ungkap kondisi Aceh belum pulih, soroti postingan bencana Sumatera mulai sepi
Sebulan pascabanjir, Takengon Aceh Tengah masih dipenuhi batu dan longsoran, relawan: Aceh belum pulih
Cerita bocah Aceh Tamiang saat banjir datang menerjang rumahnya: Ini kayak tsunami sungai
Lumpur pascabanjir masih jadi PR besar, Mendagri dorong tambahan 15 ribu personel TNI-Polri
Viral air sinkhole Limapuluh Kota disebut berkhasiat, Wagub Sumbar tegaskan hanya fenomena alam biasa