GENMILENIAL.ID — Sebuah video yang memperlihatkan momen haru seorang guru di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mendadak viral di media sosial.
Guru tersebut terlihat menangis saat menemukan laptop sekolah yang sehari-hari digunakannya tertimbun lumpur pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu.
Video itu diunggah melalui akun TikTok @mra_210624 dan diposting pada Selasa, 13 Januari 2026.
Baca Juga: Polisi tangkap pelaku penggelapan mobil blind van Rp203 juta di Subang, ternyata karyawan perusahaan
Dalam rekaman tersebut, sang guru terlihat membawa laptop yang sudah tertutup lumpur kering sambil berusaha membersihkannya dengan tangan, sembari menahan tangis.
“Bukan berapa mahalnya, tapi datanya,” ucap sang guru dengan suara bergetar dalam video yang telah ditonton lebih dari 600 ribu kali tersebut.
Tak sempat menyelamatkan laptop saat banjir datang
Dalam keterangan unggahan, guru itu menjelaskan bahwa banjir bandang datang secara tiba-tiba hingga merendam bangunan sekolah beserta isinya.
Lumpur tebal yang terbawa arus banjir kemudian mengeras dan membuat banyak fasilitas sekolah tak lagi dapat digunakan.
“Sekolah terendam banjir, lumpur yang berubah jadi tanah keras. Semua yang ada di sekolah nggak bisa digunakan,” tulisnya.
Ia mengaku, dari sekian banyak barang yang rusak akibat bencana, laptop tersebut menjadi yang paling membuatnya terpukul.
Pasalnya, perangkat itu digunakan setiap hari untuk menunjang pekerjaan administrasi di sekolah.
“Dari sekian banyak barang yang rusak, ada satu benda yang buat aku nggak bisa berkata-kata, laptop yang tiap hari dipakai untuk bekerja tergeletak di dalam tumpukan lumpur,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Edukasi anak-anak korban bencana di Aceh, influencer Virdian Aurellio yakin kesadaran ekologis generasi muda mulai tumbuh
Viral sinkhole di Sumbar, warga berebut air yang dipercaya berkhasiat meski berisiko
Bikin terharu, anak-anak TK di Aceh Tamiang nyanyikan lagu penyemangat untuk prajurit TNI pembersih sisa banjir
Cerita penyintas banjir bandang Aceh Tamiang: Dikira banjir biasa, kami tak punya persiapan
Teguran saat lewati banjir berujung dugaan penganiayaan, sejoli di Jakarta Utara alami luka lebam
Influencer King Abdi ungkap kebutuhan mendesak warga Aceh Tamiang, bukan hanya makanan tapi obat penyakit kulit
Sempat viral guru seberangi sungai pakai tali sling, jembatan darurat Desa Bah Aceh Tengah kini lebih aman