GENMILENIAL.ID — Momen mengharukan terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, di tengah proses pemulihan pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu.
Puluhan anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) ABA Kuala Simpang terlihat memberikan dukungan moril kepada para prajurit TNI yang tengah bergotong royong membersihkan sekolah mereka dari lumpur dan puing-puing sisa banjir.
Momen tersebut terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @pembasmii.kehaluan pada Selasa, 13 Januari 2026, dan langsung menyentuh hati warganet.
Anak-anak TK lantunkan lagu untuk prajurit TNI
Dalam video tersebut, tampak anak-anak TK duduk berbaris rapi di lantai atas sebuah bangunan.
Sementara di bawahnya, sejumlah prajurit TNI terlihat sibuk membersihkan area sekolah dari endapan lumpur.
Dipimpin oleh seorang guru, anak-anak itu lalu diajak bernyanyi sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat.
“Sayang, masih ingat lagunya? Kita kasih hadiah untuk bapak tentara, mau?” ujar sang guru.
Baca Juga: Rangka jembatan gantung jadi tumpuan anak-anak Aceh Tengah demi bisa sekolah
“Mau!” jawab anak-anak serempak dengan suara lantang.
Mereka kemudian menyanyikan lagu dengan lirik sederhana namun penuh makna.
“Pak tentara sahabat kami, pak tentara selalu siaga, berseragam indah berwibawa,” nyanyi anak-anak itu.
“Orang baik dilindungi, para penjahat ditangkap. Pak tentara tangkas dan sigap!” sambung mereka.
Artikel Terkait
Lebaran terancam tanpa ziarah, area makam Desa Pengidam Aceh Tamiang masih tertimbun kayu pascabanjir
Sebulan pascabanjir, Takengon Aceh Tengah masih dipenuhi batu dan longsoran, relawan: Aceh belum pulih
Cerita bocah Aceh Tamiang saat banjir datang menerjang rumahnya: Ini kayak tsunami sungai
Lumpur pascabanjir masih jadi PR besar, Mendagri dorong tambahan 15 ribu personel TNI-Polri
Edukasi anak-anak korban bencana di Aceh, influencer Virdian Aurellio yakin kesadaran ekologis generasi muda mulai tumbuh
Viral sinkhole di Sumbar, warga berebut air yang dipercaya berkhasiat meski berisiko
Rangka jembatan gantung jadi tumpuan anak-anak Aceh Tengah demi bisa sekolah