GENMILENIAL.ID — Sepanjang tahun 2025, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menjadi salah satu lembaga negara yang paling banyak disorot publik.
Sejumlah kebijakan kontroversial, proses legislasi yang dinilai minim partisipasi, hingga sikap sebagian anggota dewan memicu gelombang protes di berbagai daerah.
Bukan hanya terjadi di Jakarta, aksi unjuk rasa menentang DPR juga menjalar ke banyak kota, menandai membesarnya jarak kepercayaan antara wakil rakyat dan masyarakat yang mereka wakili.
Februari: UU Minerba dan ledakan aksi 'Indonesia Gelap'
Sorotan tajam publik mulai menguat pada Februari 2025 saat DPR mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (UU Minerba) dalam Rapat Paripurna pada 18 Februari 2025.
Aturan tersebut membuka peluang pemberian Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) kepada BUMN, BUMD, swasta, hingga perguruan tinggi.
Kebijakan ini memantik kekhawatiran akan komersialisasi sektor pendidikan dan eksploitasi sumber daya alam.
Dua hari berselang, mahasiswa menggelar aksi besar bertajuk 'Indonesia Gelap' pada 20 Februari 2025, menjadikan UU Minerba sebagai salah satu tuntutan utama.
Maret: RUU TNI dan isu legislasi tertutup
Gelombang kritik berlanjut pada Maret 2025 ketika pembahasan RUU TNI dilakukan secara tertutup oleh Komisi I DPR pada 14–15 Maret di sebuah hotel mewah di Jakarta.
Revisi UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI tersebut menuai kekhawatiran publik karena dinilai membuka ruang kembalinya dwifungsi TNI, termasuk penambahan jabatan sipil bagi prajurit aktif dan perpanjangan usia pensiun.
RUU tersebut resmi disahkan pada 20 Maret 2025, meski penolakan masyarakat sipil belum mereda.
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya diminta DPR perketat pengawasan program kementerian lain: Potong anggaran saja tak cukup
Material kayu gelondongan terbawa banjir di Sumatera, DPR sebut ada masalah serius di hulu dan desak evaluasi kehutanan
Banjir besar Sumatera disorot, legislator PKB minta Menhut Raja Juli mundur dalam rapat panas DPR
DPR kritik cara distribusi bantuan udara di Sumatera, singgung etika hingga efektivitas penanganan bencana
Subang kian terdesak industrialisasi, Komisi IV DPR RI tekankan kunci swasembada ada pada rantai pasok padi
DPR usul bentuk kementerian khusus bencana, soroti skala musibah nasional yang kian meningkat
Kontroversi Ferry Irwandi vs Anggota DPR Endipat Wijaya soal aksi udunan warga Rp10 miliar untuk korban bencana Sumatera