Harga Sembako melambung hingga dua kali lipat, warga Takengon rela jalan kaki 5 jam ke Bener Meriah

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 28 Desember 2025 | 12:18 WIB
Warga Takengon ke Bener Meriah untuk membeli kebutuhan bahan pokok (Instagram/ayumten)
Warga Takengon ke Bener Meriah untuk membeli kebutuhan bahan pokok (Instagram/ayumten)

Perbedaan harga yang mencolok membuat sebagian warga Takengon memilih berjalan kaki menuju Bener Meriah demi mendapatkan sembako dengan harga lebih terjangkau.

Baca Juga: IGD RSUD Subang penuh, Bupati turun langsung cari solusi dan dorong pelayanan lebih 'Ngabret'

Jalur yang dilalui pun bukan tanpa risiko, karena warga harus melewati medan bekas longsoran yang licin dan berlumpur.

Dalam sehari, warga harus menempuh perjalanan pulang-pergi hingga 5 jam.

Waktu tempuh ke Bener Meriah sekitar dua jam, sementara perjalanan pulang memakan waktu lebih lama karena membawa barang belanjaan.

“Perginya dua jam, pulangnya tiga jam karena bawa barang. Lima jam pulang-pergi, setiap hari kalau saya,” ungkapnya.

Baca Juga: Aktivis lingkungan Subang–Garut soroti kerusakan alam dan Blok Paseh, desak pemerintah ambil sikap tegas

Akses terputus tekan aktivitas ekonomi warga

Tak hanya membeli kebutuhan pokok, sebagian warga juga membawa hasil panen seperti buah nanas untuk dijual atau ditawarkan kepada orang-orang yang ditemui di perjalanan.

Hal ini dilakukan sebagai upaya bertahan di tengah kondisi ekonomi yang tertekan akibat akses transportasi yang terputus.

Warga berharap perbaikan jalan dapat segera diselesaikan agar aktivitas ekonomi kembali normal dan harga kebutuhan pokok bisa stabil.

“Mudah-mudahan cepat selesai jalannya,” ucap warga tersebut.

Baca Juga: Menunggu bantuan air bersih, warga Tamiang Hulu bertahan gunakan air sisa banjir untuk kebutuhan sehari-hari

Perbaikan akses terus diupayakan

Saat ini, pemerintah dan pihak terkait terus melakukan perbaikan akses menuju Takengon.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X