GENMILENIAL.ID — Banjir bandang disertai longsor yang melanda wilayah Sumatera pada akhir November 2025 meninggalkan luka mendalam bagi warga di sejumlah daerah.
Tiga provinsi terdampak parah dalam bencana ini, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dari seluruh wilayah tersebut, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, menjadi salah satu daerah dengan kerusakan paling berat.
Tak hanya diterjang luapan air, kawasan Tapanuli Selatan juga dihantam material kayu gelondongan berukuran besar yang terbawa arus dari kawasan hulu.
Baca Juga: Di tengah banjir Aceh Tamiang, kisah ayah selamatkan kucing peliharaan ini bikin haru warganet
Desa Garoga menjadi potret nyata dahsyatnya bencana tersebut, dengan rumah-rumah warga, sawah, hingga fasilitas umum rusak parah akibat hantaman kayu dan lumpur.
Garoga dipenuhi gunungan kayu dan lumpur
Proses pembersihan pascabanjir di Garoga mulai dilakukan oleh berbagai pihak.
Warga setempat bergotong royong bersama tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, serta relawan untuk menyingkirkan kayu dan lumpur yang menumpuk.
Kondisi terkini Garoga terlihat dalam unggahan influencer sekaligus relawan kemanusiaan, Sukma Aura, melalui akun Instagram @orapopoww pada Selasa, 23 Desember 2025.
Baca Juga: Libur Natal berlangsung, IFG optimalkan perlindungan masyarakat sambut tahun baru 2026
Dalam video tersebut, Sukma memperlihatkan sisa-sisa banjir berupa tumpukan kayu besar yang menggunung di sekitar permukiman.
“Ini sebenarnya sudah banyak yang dibersih-bersihkan, sudah banyak yang dipinggirkan,” ujar Sukma dalam video tersebut.
Ia juga menyebutkan bahwa aliran sungai mulai dibersihkan agar air dapat kembali mengalir dengan lancar dan mengurangi risiko banjir susulan.
Artikel Terkait
Air terus naik di tengah malam, warga Bona Lumban Tapteng memohon evakuasi: Kami tidak tahu pergi ke mana
Kearifan lokal warga Desa Sekumur: Saring air sungai jadi bersih pascabanjir Aceh Tamiang
Darurat air bersih Aceh Tamiang: Warga bertahan 15 hari konsumsi air menghijau bekas pabrik sawit
Pecah tangis syukur warga Pulau Tiga Aceh Tamiang saat relawan pertama tiba usai banjir
Tangis pilu nenek di Aceh Tamiang, tabungan umrah hasil nabung receh hanyut tersapu banjir
Momen haru penyintas banjir Aceh Tamiang pilih ambil bantuan secukupnya: Korban bukan kami sendiri
Tolak terisolasi, warga Rusip Antara gotong royong bangun jembatan darurat tanpa alat berat