Momen haru penyintas banjir Aceh Tamiang pilih ambil bantuan secukupnya: Korban bukan kami sendiri

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 24 Desember 2025 | 15:30 WIB
Warga Aceh Tamiang saat mendatangi posko bantuan untuk mengambil logistik (Instagram/bayugawtama)
Warga Aceh Tamiang saat mendatangi posko bantuan untuk mengambil logistik (Instagram/bayugawtama)

GENMILENIAL.ID — Di tengah luka mendalam akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera, sebuah momen sederhana dari Aceh Tamiang justru menyentuh nurani banyak orang.

Bukan karena besarnya bantuan yang diterima, melainkan karena kesadaran seorang penyintas untuk tidak mengambil lebih dari yang ia butuhkan.

Banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 lalu telah memukul tiga provinsi sekaligus, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ribuan warga kehilangan rumah, harta benda, bahkan anggota keluarga.

Baca Juga: Tangis pilu nenek di Aceh Tamiang, tabungan umrah hasil nabung receh hanyut tersapu banjir

Dalam kondisi darurat tersebut, bantuan logistik menjadi tumpuan utama bagi para penyintas untuk bertahan dan mulai menata kembali kehidupan.

Namun, di tengah keterbatasan itu, muncul sikap yang jarang disorot: keengganan mengambil bantuan berlebihan demi memberi ruang bagi korban lain yang juga membutuhkan.

Menolak bantuan lebih demi korban lain

Momen haru tersebut dibagikan oleh aktivis sekaligus influencer @bayugawtama melalui akun Instagram-nya pada Selasa, 23 Desember 2025.

Dalam video itu, tampak seorang warga korban banjir Aceh Tamiang datang bersama istrinya untuk mengambil bantuan di posko relawan.

Baca Juga: Pecah tangis syukur warga Pulau Tiga Aceh Tamiang saat relawan pertama tiba usai banjir

Saat ditanya kebutuhan tambahan, warga tersebut justru menolak dengan alasan yang membuat relawan terdiam.

“Sudah pak, genset kalau boleh. Secukupnya aja pak, yang perlu aja. Maksudnya, korban banjir kan bukan kami sendiri,” ucapnya.

Dalam keterangan video dijelaskan bahwa pasangan tersebut sebenarnya datang untuk mengambil susu dan pampers.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X