Demo buruh 24 November 2025 batal, KSPI ancang-ancang demo baru hingga mogok nasional jika UMP 2026 tak sesuai harapan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 27 November 2025 | 02:34 WIB
Ketua Umum Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja (KSPI) Said Iqbal beri penjelasan alasan pembatalan demo buruh 24 November 2025 (Instagram/saidiqbalorange)
Ketua Umum Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja (KSPI) Said Iqbal beri penjelasan alasan pembatalan demo buruh 24 November 2025 (Instagram/saidiqbalorange)

Dengan formula 3,26 persen + (indeks x 5,2 persen), kenaikan minimal berada di angka 8,5 persen.

Jika menggunakan indeks 1,4 seperti di Maluku Utara, kenaikannya bisa mencapai 10,5 persen.

2. Kenaikan 7,77 persen (inflasi 2,65 persen, pertumbuhan ekonomi 5,12 persen)

Berdasarkan data BPS periode Oktober 2024–September 2025, rumus inflasi + (indeks x pertumbuhan ekonomi) menghasilkan angka 7,77 persen.

Baca Juga: Gus Yahya lawan balik isu pemecatan: Klaim tetap sah sebagai Ketum PBNU dan tolak mundur

3. Kenaikan 6,5 persen (mengulang kenaikan UMP 2025)

Opsi ini dipilih jika pemerintah mempertimbangkan kesamaan kondisi makro ekonomi dibanding tahun sebelumnya.

Said menekankan bahwa tuntutan buruh tetap pada kenaikan yang adil sesuai kondisi ekonomi dan kebutuhan hidup layak.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X