GENMILENIAL.ID – Polres Subang melakukan pengecekan dan penyekatan di sejumlah titik wilayah hukumnya untuk mengantisipasi potensi aksi unjuk rasa pelajar SMK dan buruh ke DPR RI maupun Kantor Gubernur Jawa Barat, Kamis 28 Agustus 2025.
Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, menyebut langkah ini dilakukan untuk mencegah pergerakan massa sekaligus memastikan situasi tetap kondusif.
Baca Juga: Industri pangan dapat 2 tahun transisi aturan label gula, garam, lemak
“Kami menggelar kegiatan ini guna mengantisipasi aksi demo buruh dan pelajar SMK. Dari hasil pengecekan, tidak ada indikasi pergerakan dari kedua pihak,” ujarnya.
Selain penyekatan, Dony juga mengingatkan para pelajar agar tidak ikut terlibat dalam aksi demonstrasi.
Menurutnya, unjuk rasa berpotensi menimbulkan kericuhan dan membahayakan keselamatan.
“Demo bukan tempat yang tepat bagi pelajar. Tugas utama kalian adalah belajar, fokus mengejar cita-cita, dan membanggakan orang tua serta bangsa,” tegasnya.
Baca Juga: PPATK luncurkan sistem detak MBG untuk awasi dana program Makan Bergizi Gratis
Ia juga mengimbau generasi muda untuk tidak mudah terprovokasi pihak-pihak tertentu dan menyalurkan aspirasi melalui jalur yang lebih positif, seperti kegiatan sekolah atau forum diskusi.
Polres Subang memastikan tetap siaga menjaga keamanan wilayah serta memastikan aktivitas masyarakat berjalan normal.***
Artikel Terkait
Polres Subang gandeng kelompok motor jadi mitra keamanan, tekan stigma negatif dan dorong aksi sosial
Polres Subang gelar Operasi Patuh Lodaya 2025, fokuskan penurunan kecelakaan dan keselamatan pengendara
Polres Subang bongkar 20 kasus narkoba, sita 177 gram sabu dan 6.712 butir obat terlarang
Aksi tagar bubarkan DPR di parlemen, mahasiswa gaungkan tuntutan tata ulang legislatif dan hapus tunjangan pejabat
Ada TNI saat pengamanan demo 25 Agustus di DPR, Polri tegaskan sesuai SOP
Respon Istana soal demo ricuh 25 Agustus: Aspirasi tetap dijamin, tapi jangan merusak
Komdigi panggil TikTok dan Meta terkait kericuhan demo 25 Agustus di DPR