Baca Juga: Dilema pendidikan Islam modern: Lembaga yang kaku atau murid yang problematis?
Jadwal wapres seharusnya bisa diatur
Roy Suryo juga menyinggung soal pengaturan jadwal kegiatan Wapres, yang menurutnya semestinya sudah disusun matang oleh Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres).
“Saya bisa mengatakan seharusnya Sekretariat Wapres bisa, karena dulu di kementerian setiap awal bulan saya selalu minta jadwal acara dari sekretariat,” jelasnya.
Ia menilai jadwal acara penting untuk memastikan efektivitas dan relevansi kegiatan yang dihadiri pejabat negara.
“Jangan sampai acara yang ecek-ecek kita datangi. Ini pakai uang rakyat, Wapres datang pasti ada pengamanan, protokol, paspampres, biaya penyelenggaraan, dan mendatangkan orang,” ujarnya.
Baca Juga: Pendapatan Rp600 juta per bulan dari Aqua, Dirut Tirta Rangga: Semua tercatat resmi dan masuk PAD
Roy menegaskan, meski jadwal telah disusun oleh Setwapres, keputusan akhir tetap berada di tangan Gibran.
“Jadwal itu akhirnya pilihan di tangan dia. Jadi nggak mungkin di luar pengetahuan dia. Pasti sudah diatur sedemikian detail, proper, dan terstruktur,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Roy Suryo diperiksa polisi soal ijazah Jokowi: Saya yang rancang UU ITE, kok dipakai begini?
Kasus dugaan ijazah palsu Jokowi kembali disorot, Roy Suryo diperiksa polisi
Roy Suryo beberkan buku dugaan ijazah palsu Jokowi, siap rilis 17 Agustus 2025
Pengacara Roy Suryo cs minta penundaan pemeriksaan kasus dugaan ijazah palsu Jokowi karena agenda 17 Agustus
Roy Suryo laporkan Kajari Jaksel ke Kejagung soal eksekusi Silfester Matutina yang mandek 6 tahun
Janji Wapres Gibran saat temui pengungsi korban banjir Bali
Setahun pemerintahan Prabowo-Gibran, 214,82 ton narkoba dimusnahkan: Presiden soroti modus kartel dan PR rehabilitasi pecandu