Roy Suryo beberkan buku dugaan ijazah palsu Jokowi, siap rilis 17 Agustus 2025

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 4 Agustus 2025 | 23:54 WIB
Pakar telematika, Roy Suryo yang beberkan isi buku yang akan dirilis pada 17 Agustus 2025 terkait dugaan ijazah palsu Jokowi (kemenpora.go.id)
Pakar telematika, Roy Suryo yang beberkan isi buku yang akan dirilis pada 17 Agustus 2025 terkait dugaan ijazah palsu Jokowi (kemenpora.go.id)

GENMILENIAL.ID – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, bersama Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma, akan merilis buku setebal 500 halaman yang membahas dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo.

Peluncuran buku ini direncanakan bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, pada 17 Agustus 2025.

“Kami bertiga akan memberi kado yang sangat indah pada peringatan 80 tahun usia Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2025 yang akan datang,” kata Roy Suryo dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 4 Agustus 2025.

Baca Juga: Tom Lembong laporkan tiga hakim ke Mahkamah Agung usai divonis 4,5 tahun

Roy menyebut, buku tersebut merupakan white paper atau naskah ilmiah yang membahas dugaan ijazah palsu Jokowi, dengan pembagian peran penulisan masing-masing.

Ia sendiri menulis bagian prakata serta tinjauan historis, hukum, dan konstitusional, termasuk penjelasan mengenai Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, Undang-Undang ITE, hingga Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.

Sementara itu, Rismon akan menuliskan bagian teknis analisis, seperti analisis red-green-blue (RGB), lintasan cap, image comparison, dan face recognition.

Sedangkan dokter Tifauzia Tyassuma atau dr. Tifa akan menulis dari sisi perilaku.

Baca Juga: Viral Porsche 718 Cayman lecet diserempet truk, ini plus minus mobil mewah Rp3 miliar

“Semua akan menjadi satu buku yang Insya Allah akan terbit dalam dua versi, analog dan digital,” jelas Roy.

Lebih lanjut, Roy menegaskan bahwa buku tersebut akan diterbitkan secara internasional di 25 negara.

Ia juga menyatakan siap mempertanggungjawabkan isi buku itu secara ilmiah.

“Kami bertanggung jawab penuh atas buku itu dan kami juga menantang kalau buku ilmiah, jawab dengan buku ilmiah,” tandasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X