Roy Suryo sentil Gibran pilih hadiri acara mancing saat Hari Sumpah Pemuda: Itu level pak RT, bukan wapres

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 31 Oktober 2025 | 18:17 WIB
Wapres Gibran saat hadiri acara memancing di Bekasi dan tuai sorotan Roy Suryo (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Wapres RI)
Wapres Gibran saat hadiri acara memancing di Bekasi dan tuai sorotan Roy Suryo (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Wapres RI)

GENMILENIAL.ID – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali jadi sorotan usai memilih menghadiri acara Mancing Mania Gratis Jilid II di Bekasi dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Minggu, 26 Oktober 2025.

Kegiatan tersebut disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Wapres RI. Namun, pilihan acara itu menuai kritik dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, yang menilai kegiatan memancing bukanlah level acara yang pantas dihadiri oleh seorang wakil presiden.

“Kita tidak mengecilkan arti kegiatan mancing, karena konon katanya banyak anak muda yang senang mancing. Iya, tapi peringatan ke-97 Sumpah Pemuda kok yang dipilih yang itu,” kata Roy Suryo dalam podcast Madilog di YouTube Forum Keadilan TV, Jumat, 31 Oktober 2025.

Baca Juga: Mendagri Tito minta pemda efisiensikan belanja: Jangan lihat angka, tapi lihat efektivitas

Roy mengatakan, tema besar peringatan Sumpah Pemuda tahun ini adalah 'Pemuda dan Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu', sehingga semestinya Wapres hadir di acara yang lebih mencerminkan semangat kebangsaan dan kepemudaan.

“Sebenarnya kalau Wapres ini tahu, Kemenpora itu pasti punya tema besar. Sekarang apa hubungannya dengan mancing?” ujarnya.

Sebut biaya kegiatan tak murah dan tak selevel wapres

Roy Suryo bahkan menyebut kehadiran Gibran di acara mancing itu sebagai langkah yang 'membagongkan'.

Ia menyoroti besarnya biaya yang dikeluarkan panitia untuk menyukseskan acara tersebut.

Baca Juga: Kerja sama Perumda Tirta Rangga dan Aqua disorot: Kontribusi Rp600 juta per bulan, ini penjelasan lengkapnya

“Biayanya juga nggak murah lho. Di mancing itu dia menebar 5 ton lele, hadiahnya sepeda motor, elektronik,” ungkapnya.

Roy juga menyindir bahwa acara semacam itu semestinya bukan dihadiri oleh pejabat setingkat wakil presiden.

“Kasihan Pak RT, kasihan Pak Camat, itu kan levelnya mereka. Bukan seorang wakil presiden yang dipilih dengan biaya Rp77 triliun lebih kok hanya datang ke acara kayak gitu,” ucapnya.

Menurut Roy, selain di Bekasi, ada pula kegiatan kepemudaan lain di Solo dan Yogyakarta yang lebih relevan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda, bahkan menghadirkan tokoh nasional seperti Mahfud MD dan Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X