Beda data BI dan Kemendagri, pemerintah gunakan data bank sentral
Menkeu juga menanggapi adanya perbedaan data sebesar Rp18 triliun antara BI dan Kemendagri.
Menurut Purbaya, Kementerian Keuangan hanya menggunakan data yang bersumber dari BI karena memiliki validitas lebih tinggi.
“Nggak ada rencana duduk bareng, bukan urusan saya itu. Biar aja BI yang ngumpulin data, saya cuma pakai data bank sentral aja,” katanya.
Ia menambahkan, tanggung jawab konsolidasi data sepenuhnya berada di tangan BI, dan menekankan pentingnya transparansi laporan keuangan daerah untuk menjaga kredibilitas fiskal.
Baca Juga: Geger video 'Skandal Smanse', mahasiswa UNDIP akui editan AI, ayahnya polisi
BPK diprediksi akan telusuri dana giro Pemda Jabar
Purbaya juga memprediksi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan menelusuri lebih jauh kebijakan Pemda Jabar yang menempatkan dana di giro.
“Kalau ditaruh di giro, bunga lebih kecil dan manfaatnya ke publik juga kurang jelas. Itu nanti bisa jadi temuan BPK,” ujarnya.
Meski begitu, hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari BI terkait perbedaan data yang dimaksud.
Dedi Mulyadi bantah ada dana mengendap di bank
Sebelumnya, Dedi Mulyadi melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, Rabu, 22 Oktober 2025, membantah tudingan adanya dana mengendap dalam bentuk deposito.
Ia menjelaskan, dana Rp3,8 triliun yang disebutkan hanyalah kas daerah yang tersimpan dalam bentuk giro, bukan deposito, sesuai data BI per 30 September 2025.
“Nah, jadi ada nggak duit yang Rp4,1 triliun yang deposito? Tidak ada. Yang ada adalah pelaporan keuangan di tanggal 30 September, ada dana yang tersimpan di kas daerah dalam bentuk giro sebesar Rp3,8 triliun,” ujar Dedi.
Artikel Terkait
Isu 'perang dingin' Purbaya vs Luhut di sidang kabinet: Dari utang Whoosh hingga debat family office
Dedi Mulyadi tantang Menkeu buka data APBD Jabar yang diduga mengendap di bank, Purbaya: Itu laporan resmi BI
Menkeu Purbaya tantang Dedi Mulyadi cek langsung ke BI soal APBD Jabar Rp4,1 triliun: Mungkin stafnya ngibul
Bupati Bekasi bantah pernyataan Menkeu Purbaya soal jual-beli jabatan, tegaskan seleksi pejabat didampingi KPK
Menkeu Purbaya tegaskan APBD bukan untuk menabung, dorong pertumbuhan ekonomi daerah tak jawa sentris
Menkeu Purbaya soroti inflasi: Kunci stabilitas politik dan populer di daerah ala orde baru
Menkeu Purbaya tegaskan hanya akui data BI, soroti dana Pemda di giro bisa diperiksa BPK