Menkeu Purbaya tantang Dedi Mulyadi cek langsung ke BI soal APBD Jabar Rp4,1 triliun: Mungkin stafnya ngibul

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:07 WIB
Saling balas pernyataan soal APBD Jabar antara Dedi Mulyadi dengan Menkeu Purbaya (Instagram/dedimulyadi71 - menkeuri)
Saling balas pernyataan soal APBD Jabar antara Dedi Mulyadi dengan Menkeu Purbaya (Instagram/dedimulyadi71 - menkeuri)

GENMILENIAL.ID – Perseteruan antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) makin panas.

Setelah ditantang membuktikan soal dana APBD Jabar Rp4,1 triliun yang disebut mengendap di bank, Menkeu Purbaya balik menantang agar KDM mengecek langsung ke Bank Indonesia (BI) sebagai sumber resmi data tersebut.

“Tanya saja ke Bank Sentral, itu kan data dari sana. Harusnya dia cari, kemungkinan besar anak buahnya juga ngibulin dia,” kata Purbaya kepada wartawan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 21 Oktober 2025.

Baca Juga: Dedi Mulyadi tantang Menkeu buka data APBD Jabar yang diduga mengendap di bank, Purbaya: Itu laporan resmi BI

Purbaya menegaskan, informasi yang disampaikannya bukan opini pribadi, melainkan laporan resmi dari perbankan yang dilaporkan ke BI dan sesuai dengan data milik Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

“Itu laporan dari perbankan. Sepertinya data saya sama dengan data Pak Tito waktu saya ke Pak Tito Senin pagi, ada beberapa angkanya mirip kok,” jelasnya.

Dedi akan kumpulkan bawahan, siap tindak tegas jika ada laporan palsu

Sementara itu, Gubernur Dedi Mulyadi menyatakan akan mengumpulkan seluruh pejabat Pemprov Jabar untuk memastikan keakuratan data APBD yang disebut 'mengendap' di bank.

Baca Juga: Presiden Prabowo turunkan harga pupuk 20 persen: Pertama kali dalam sejarah, tanpa tambah subsidi APBN

“Hari ini, saya akan mengumpulkan seluruh pejabat Pemprov Jabar untuk bertanya sekali lagi mereka itu berkata jujur data dan fakta atau berbohong,” kata Dedi dalam keterangannya, Rabu, 22 Oktober 2025.

Ia juga berencana menemui Kementerian Dalam Negeri dan pihak Bank Indonesia untuk mengonfirmasi langsung sumber data yang disebut Purbaya.

“Saya juga akan bertemu Kemendagri dan BI untuk memastikan data yang dimaksud,” imbuhnya.

Gubernur yang akrab disapa KDM itu menegaskan akan menindak tegas bawahannya jika terbukti menyampaikan laporan palsu.

Baca Juga: Heboh kritik Dedi Mulyadi soal Aqua, pakar hidrogeologi: Semakin dalam justru semakin murni

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X