Gaji terasa cepat habis? Ini tips mengatur keuangan 'in this economy'

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:07 WIB
Ilustrasi pasangat mengatur anggaran rumah tangga in this economy (Pressfoto via Magnific.com)
Ilustrasi pasangat mengatur anggaran rumah tangga in this economy (Pressfoto via Magnific.com)

Dari catatan tersebut, kamu bisa melihat pos mana yang paling banyak menyerap penghasilan.

Pengeluaran kecil yang dilakukan berulang kali juga perlu diperhatikan. Namun, jangan langsung menganggap semua pembelian kecil sebagai penyebab keuangan bermasalah.

Catatan pengeluaran justru membantu membedakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda dan pengeluaran yang masih dapat dikurangi.

2. Dahulukan kebutuhan pokok

Setelah mengetahui pola pengeluaran, tentukan prioritas pembayaran. Kebutuhan seperti makanan, tempat tinggal, listrik, kesehatan, dan transportasi untuk bekerja sebaiknya masuk dalam perencanaan utama.

Baca Juga: Dana siap pakai BNPB diduga dikorupsi, adik kepala BNPB jadi salah satu tersangka

Sisihkan dana untuk kebutuhan tersebut sebelum mengalokasikan uang ke belanja tambahan.

Jika memiliki tanggungan keluarga, masukkan pula kebutuhan mereka ke dalam anggaran agar tidak mengganggu pengeluaran penting lainnya.

Pembagian anggaran tidak harus mengikuti persentase tertentu secara kaku.

Kondisi setiap orang berbeda, mulai dari besarnya penghasilan hingga biaya tempat tinggal dan jumlah tanggungan.

Baca Juga: Bali terapkan WFH dan PJJ selama 3 hari imbas antrean BBM mengular di SPBU

Karena itu, anggaran yang realistis lebih penting daripada memaksakan rumus pembagian uang yang tidak sesuai kemampuan.

3. Evaluasi Pengeluaran yang Berulang

Langganan aplikasi yang jarang digunakan, biaya layanan, dan kebiasaan membeli sesuatu tanpa perencanaan dapat menjadi bahan evaluasi.

Periksa pengeluaran rutin yang manfaatnya paling kecil, lalu pertimbangkan untuk menghentikan atau menguranginya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X